BPJAMSOSTEK Cilandak Salurkan Manfaat Beasiswa Anak Sebesar Rp1,2 Miliar
Foto : Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak Puspitaningsih. (ist)

Jakarta, HanTer - Sejak efektifnya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT) per 1 April 2021, BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak telah menyalurkan santunan beasiswa kepada anak-anak peserta BPJAMSOSTEK.

Santunan tersebut diberikan kepada anak peserta BPJAMSOSTEK mengalami kecelakaan kerja sehingga menyebabkan cacat total tetap, sampai dengan meninggal dunia maupun meninggal dunia yang disebabkan karena sakit.

“Berdasarkan data rekapan yang telah kami rangkum, terdapat pembayaran santunan beasiswa sebanyak 223 kasus yang terdiri dari 26 kasus JKK dan 197 kasus JKM,” kata Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Cilandak Puspitaningsih, dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/5/2021).

Dari total 223 kasus tersebut, sambung Puspitaningsih, sebanyak 131 anak telah memenuhi syarat dan dan telah menerima santunan beasiswa sesuai dengan tingkat pendidikannya. Sisanya sebanyak 70 anak tidak mendapatkan beasiswa, dikarenakan tidak memenuhi syarat.

Persyaratan itu, sambung Wetty sapaan akrab Puspitaningsih, diantaranya dikarenakan tenaga kerja belum menikah, tidak punya anak, usia anak sudah diatas 23 tahun ataupun telah bekerja, dan terakhir sebanyak 22 anak masih belum mencapai usia sekolah.

"Untuk anak yang belum mencapai usia sekolah, tetap akan kita berikan santunan beasiswanya ketika saat anak tersebut sudah menduduki pendidikan sekolah," ungkap Wetty.

Dijelaskan lebih lanjut, besaran santunan beasiswa BPJAMSOSTEK, untuk tingkat pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) sebesar Rp1,5 juta per tahun, maksimal selama 2 tahun. Tingkat Sekolah Dasar (SD)/Sederajat Rp1,5 juta per tahun, maksimal selama 6 tahun. Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Sederajat Rp2 juta per tahun, maksimal selama 3 tahun. Tingkat, Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat Rp3 juta per tahun, maksimal selama 3 tahun. Hingga tingkat Pendidikan S-1/Pelatihan Rp 12 juta/tahun, maksimal selama 5 tahun.

"Manfaat beasiswa ini meningkat 1.350 persen dari sebelumnya dengan nilai maksimal beasiswa yang diberikan sebesar Rp147 juta dan diberikan kepada 2 orang anak," ucap wetty.

Untuk pengajuan beasiswa dapat diajukan setiap tahunnya dan syarat pengajuan beasiswa pendidikan cukup mudah, yaitu form beasiswa, foto anak yang terbaru, akta lahir anak atau KTP bagi anak yang sudah memiliki, transkrip nilai atau transkrip rapor terbaru, serta surat keterangan aktif dari sekolah.

“Melalui manfaat beasiswa pendidikan ini, kami berharap anak-anak yang nantinya sebagai penerus bangsa tidak berhenti sekolahnya sehingga apa yang telah menjadi cita-cita dari anak-anak tersebut terwujud,” pungkas Wetty.