BPJAMSOSTEK Grogol Ajak Pengrajin Batik Terlindungi Program Jamsostek
Foto : Tangkapan layar kegiatan Talk Show dalam Peringatan Hari Batik Nasional, yang diselenggarakan pada 14 Oktober 2021. (Istilah)

Jakarta, HanTer - Memperingati Hari Batik Nasional 2021, BPJS Ketenagakerjan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Grogol ikut berpartisipasi dalam kegiatan Talk Show atau Ngobrol Bareng yang diselenggarakan Suku Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (18/10/2021), kegiatan Talk Show ini mengusung tema "Pesona Batik Nusantara", dengan pembicara Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan, Rus Suharto dan Ida Farida selaku Pemerhati Batik Nusantara.

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJamsostek Jakarta Grogol, Bambang Utama, yang hadir dalam kesempatan itu mengajak pengusaha maupun pengrajin batik nasional untuk mendaftarkan diri dalam kepesertaan BPJAMSOSTEK.

"Kegiatan ini masih dalam rangkaian Hari Batik Nasional yang jatuh tanggal 2 Oktober 2021. Ini adalah momen berharga bagi kami, sebagaimana kami dapat berkesempatan menginformasikan bahwa pengrajin atau pekerja pebatik bisa terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Bambang Utama dalam sambutannya.

Bambang menjelaskan, dengan terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK, setiap pekerja atau pengrajin batik dapat terlindungi dari risiko-risiko pekerjaan yang berpotensi muncul dikemudian hari dan memberikan kenyamanan dan keamanan dalam setiap aktivitas pekerjaannya.

"Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, menyangkut hak-hak pekerja khususnya di lingkungan industri perbatikan, kami mengimbau kepada Bapak/Ibu pelaku usaha untuk segera mendaftarkan para tenaga kerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan," tandas Bambang, dalam kegiatan yang disiarkan KSBN TV.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Selatan, Rus Suharto menyampaikan bahwa dalam memperingati Hari Batik Nasional, Sudin Pariwisata Jakarta Selatan sebagai pelaksana yang ditunjuk oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan untuk melaksanakan atau merayakan Hari Batik Nasional.

Perayaan itu diantaranya dengan mengadakan lomba online video melalui media sosial dengan tema pesona batik dengan peragaan busana (fashion show) yang bertujuan agar batik lebih lebih dicintai dikalangan masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ida Farida selaku pemerhati batik. Ida menuturkan bahwa perkembangan batik nasional sudah semakin maju dan sudah sangat dicintai dan dipergunakan oleh seluruh kalangan masyarakat. (Arbi)