Kreasikan Produk Sehat Melalui Bumbu Umami Cita Rasa Tinggi
Foto : Narasumber & peserta virtual bertema Be a Healthy Food Business Owner/ ist

Jakarta, HanTer – Banyak cara dilakukan untuk menyajikan makanan sehat sekaligus menjadi pengusaha kuliner. Salah satunya dengan ikut pelatihan atau seminar mengenai aneka kreasi makanan. 

Seperti dilakukan mahasiswa-mahasiswi jurusan Tata Boga serta pengusaha kuliner di wilayah Bali dan Bandung yang memanfaatkan masa pandemi Covid-19 ini menjadi kreatif.

“Sebenarnya, jika kita ingin makanan yang kita konsumsi memiliki cita rasa yang tinggi sekaligus ingin diet rendah garam, menggunakan bumbu umami seperti MSG adalah solusinya. Banyak penelitian di luar negeri seperti di Jepang menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya sepertiga (⅓) dari kandungan natrium pada garam dapur biasa,” kata Khoirul Anwar, S.Gz, M.Si, pakar gizi sekaligus Kepala Program Studi Gizi Universitas Sahid Jakarta, saat virtual bertema Be a Healthy Food Business Owner, Kerjasama PT Ajinomoto Indonesia bekerjasama dengan RR Event Planner, Rabu (17/11/2021).

Dikatakan Khoirul, pencegahan terhadap penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung, dan hipertensi, penting untuk memperhatikan anjuran dari Kementerian Kesehatan RI tentang pembatasan asupan gula, garam, dan lemak (GGL).

"Jadi, bagi para pengusaha di bidang kuliner, baiknya memang mengikuti juga anjuran pembatasan penggunaan gula, garam, lemak pada produk-produk dan kreasi menu makanannya. Kita bisa mengacu pada pedoman gizi seimbang dan menerapkannya," tambahnya.

Hidup sehat dengan makanan sehat memang harus diperhatikan semua kalangan. Terlebih, di saat ini wabah Covid belum usai.

“Kami merasa perlu menyebarkan fakta yang benar dan informatif tentang bumbu umami yang akan mendukung masyarakat Indonesia agar tetap sehat saat situasi pandemi Covid-19. Melalui webinar ini, kami harap para peserta dapat menyebarkan fakta informatif dan ilmiah tentang apa yang kami sampaikan hari ini kepada masyarakat atau komunitas yang lebih luas,” kata Public Relations Manager PT Ajinomoto Indonesia, Katarina Larasati.

Selain itu, Horeka Dept PT Ajinomoto Indonesia juga membagikan tips-tips dalam mengkreasikan menu makanan yang tetap menerapkan pedoman gizi seimbang dan juga sangat profitable.

Tips dan materi tersebut disajikan dengan mengulik 2 menu yaitu Beef Blackpepper Dosirak & Oishi Niku Curry Udon. Kedua menu tersebut dipilih sesuai dengan maraknya Asian Cuisine di Indonesia saat ini dan bisa disajikan dalam bentuk dine-in atau pun delivery service.

“Dalam mengulik menu Beef Blackpepper Dosirak & Oishi Niku Curry Udon, kami turut menyertakan sumber protein dari lauk hewani dan nabati. Sumber vitamin dan mineral juga tersedia dari sayur mayur & buah-buahan. Kedua menu ini kami pastikan akan sangat profitable karena menggunakan bumbu yang dapat menambahkan level gurih pada masakan dan tentu lebih kuat dari MSG biasa. Dengan level yang lebih gurih, penggunaannya lebih sedikit (¼) dari MSG biasa sehingga lebih hemat biaya produksi,” kata Chef Wisnu dari Horeka Dept PT Ajinomoto Indonesia.