Pemerintah Dorong Percepatan Vaksinasi Anak
Foto : Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah terus mendorong vaksinasi COVID-19 bagi kelompok rentan dan anak-anak sebagai upaya membatasi penyebaran COVID-19 varian Omicron.

"Dalam hal ini karena yang banyak juga terdampak adalah anak-anak, maka vaksinasi anak-anak perlu untuk terus didorong," kata Menko Airlangga dalam keterangan resmi usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Jakarta, Senin (6/12).

Selain percepatan vaksinasi bagi anak-anak, lanjutnya, Presiden juga meminta agar pelaksanaan vaksinasi booster terus dipersiapkan agar pada Januari 2022 dapat dilakukan penyuntikan. Pelaksanaan vaksinasi booster tersebut akan diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan.

"Jadi kami sedang akan memfinalkan terkait dengan vaksin berbasis PBI dan juga vaksin non-PBI," ujarnya.

Saat ini, COVID-19 varian Omicron telah terdeteksi di 45 negara yang membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta adanya genome sequencing, membatasi kegiatan masyarakat, dan menyegerakan pelaksanaan vaksin untuk masyarakat rentan.

Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan bahwa terkait persiapan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Presiden meminta agar berbagai kegiatan diikuti maksimal 50 orang. Kebijakan pembatasan kegiatan saat Nataru akan disesuaikan dengan imbauan WHO dan dituangkan dalam instruksi Menteri Dalam Negeri.

"Namun kegiatan-kegiatannya akan dirinci. Jadi kegiatan maksimal di mal, kemudian untuk restoran maksimal 75 persen dan di berbagai kegiatan 75 persen. Namun ada pembatasan jumlahnya yang dimaksimalkan menjadi 50 orang dan yang traveling itu mereka yang sudah divaksin," jelasnya. (Ak/Ant)