Bantu Para Ibu Kendalikan Hipertensi dan Tingkatkan Sistem Imun, PT Ajinomoto Beri Solusinya

Romi
Bantu Para Ibu Kendalikan Hipertensi dan Tingkatkan Sistem Imun, PT Ajinomoto Beri Solusinya
Ilustrasi

Jakarta, HanTer – Banyak cara dilakukan pihak terkait di masa pandemi seperti ini agar bermanfaat untuk orang lain. Terutama menyangkut kesehatan tubuh, terkait hipertensi dan sistem imun. 

Seperti dilakukan PT Ajinomoto bekerjasama dengan Gizi Kebugaran Indonesia dalam acara webinar bertajuk Peran Gizi Sebagai Langkah Pengendalian Hipertensi dan Menjaga Kekebalan Tubuh dalam Kehamilan. 

Gelaran ini sebagai upaya mendukung para ibu agar tetap sehat dengan menyebarluaskan fakta informatif tentang Bumbu Umami dan Monosodium Glutamat (MSG) di tengah pandemi Covid-19.

Menurut dr. Toto Sudargo SKM., M.Kes,  mengontrol asupan kalori dan nutrisi lainnya sangat penting untuk mencegah risiko hipertensi pada kehamilan. 

Ada beberapa cara untuk mencegah hipertensi dalam kehamilan, serta meningkatkan imunitas ibu dan janin yang dikandungnya. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan pola makan yang memperbanyak sayuran dan ikan, dan strategi diet rendah garam.

"Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang kaya sayur dan ikan mengurangi kemungkinan terkena hipertensi gestasional sebesar 14% dan pre-eklamsia sebesar 21%," katanya, Senin (23/11/2020).

Ditambahkannya, sejauh ini hipertensi masih berpotensi terjadi pada ibu hamil. Angka kejadian pre-eklamsia (hipertensi pada kehamilan) sebenarnya lebih tinggi di negara berkembang seperti Indonesia yang persentasenya mencapai sekitar 7 - 10%.

“Kemudian dengan melakukan diet rendah garam tentunya juga dapat menurunkan risiko hipertensi pada kehamilan. Jika kita ingin makanan yang kita konsumsi memiliki cita rasa yang tinggi, namun juga ingin diet rendah garam, dengan menggunakan Bumbu Umami seperti MSG bisa jadilah solusinya. Banyak penelitian di luar negeri menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam meja biasa,” lanjut Kepala Program Studi Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Webinar ini merupakan serangkaian event yang dilaksanakan pada akhir Oktober 2020 hingga Februari 2021. Jumlah peserta webinar ini mencapai 311 dan sebagian besar berprofesi sebagai bidan dan mahasiswi kebidanan.

“Acara ini diperuntukkan bagi bidan dan mahasiswi kebidanan karena kami merasa perlu menyebarkan fakta yang benar dan informatif tentang bumbu umami yang akan mendukung ibu-ibu di Indonesia untuk tetap sehat, bahkan di situasi pandemi Covid-19. Selain itu, menyebarkan fakta informatif dan ilmiah tentang apa yang kami sampaikan ke masyarakat luas,” kata Public Relations Manager Ajinomoto Indonesia, Katarina Larasati. 

Acara webinar dari Ajinomoto Indonesia ini tidak akan berhenti sampai di sini saja. Setelah ini, masih akan ada acara selanjutnya setiap bulannya hingga Februari 2021.