Bantu Lansia Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19, Begini Edukasinya

Romi
Bantu Lansia Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19, Begini Edukasinya
Edukasi Peran MSG dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Lansia & Strategi Penurunan Asupan Garam,/ ist

Jakarta, HanTer – Banyak cara dilakukan sejumlah pihak untuk membantu para lansia yang harus berinteraksi dengan pandemi Covid-19. 

Seperti dilakukan PT Ajinomoto Indonesia dan Lembaga Riset Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai upaya mendukung masyarakat Indonesia terutama lansia, agar tetap sehat dengan menyebarluaskan fakta informatif tentang Bumbu Umami dan Monosodium Glutamat (MSG) di tengah pandemi Covid-19. Jumlah peserta webinar ini mencapai 1.000 peserta, dan sebagian besar berprofesi sebagai dokter umum dari seluruh Indonesia.

Menurut dr. Johanes Chandrawinata, MND, SpGK, sebagai pakar diet dan gizi klinik, sekaligus anggota IDI, saat diopname di rumah sakit, pasien lansia kurang bersemangat dalam menyantap makanannya, karena itu proses penyembuhan nya menjadi semakin lama.

"Sebenarnya penggunaan MSG pada makanan di rumah sakit bisa menjadi solusi untuk mempercepat proses recovery pasien lansia yang diopname. Sudah banyak penelitian yang membuktikan hal tersebut, salah satunya dilakukan oleh Shigeru Yamamoto dkk, pada tahun 2009, dalam penelitian tersebut, terbukti bahwa pemberian MSG pada makanan yang dikonsumsi lansia membuat mereka lebih banyak memproduksi saliva, itu penting untuk mambantu proses mengunyah dan menelan pada lansia," katanya, di webinar bertema Edukasi Peran MSG dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Lansia & Strategi Penurunan Asupan Garam, Kamis (4/3/2021). 

Ditambahkan dr. Johanes, penelitian tersebut juga membuktikan bahwa penambahan MSG pada makanan yang dikonsumsi lansia, membuat nafsu makan mereka meningkat. 

“Kita sadar bahwa salah satu faktor utama penyebab malnutrisi pada lansia adalah turunnya nafsu makan dan juga masalah mengunyah serta menelan. Sehingga, peran MSG ini ternyata sangat baik,” lanjutnya.

Masih kata dr. Johanes, jika penambahan MSG pada makanan diberikan pada lansia yang sehat dan tidak diopname di rumah sakit, maka sistem imun nya akan terjaga karena nafsu makan mereka meningkat untuk makan makanan yang bergizi.

“Melakukan diet rendah garam juga menjadi salah satu cara untuk mencegah munculnya penyakit degeneratif, dengan mencegah hal tersebut, peluang kita untuk menjaga sistem imun semakin tinggi. Dari penelitian tersebut, dapat kita simpulkan bahwa penurunan asupan garam dapat dicapai tanpa harus mengorbankan cita rasa makanan dengan penambahan MSG secukupnya,” terangnya.

Hal senada diungkapkan Public Relations Manager-Ajinomoto Indonesia, Katarina Larasati, melalui edukasi tersebut diharapkan dapat mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat.

“Kali ini diperuntukkan bagi dokter, karena kami merasa perlu menyebarkan fakta yang benar dan informatif tentang Bumbu Umami yang akan mendukung masyarakat Indonesia tetap sehat, bahkan saat di situasi pandemi Covid-19. Selain itu, kami berharap para dokter di seluruh Indonesia, dapat menyebarkan fakta informatif dan fakta ilmiah tentang apa yang kami sampaikan hari ini kepada masyarakat luas,” harapnya.

#Bantu   #Lansia   #Edukasi   #Pandemi   #Covid-19