Program Hafiz Indonesia Jadi Tuntunan, Bang Zed: Semoga Ini Jariyah Buat Kita Semua
Foto : Produser Hafiz Indonesia, M. Zaedi Bafadal/ rom

Jakarta, HanTer - Program Hafiz Indonesia yang tayang di RCTI setiap bulan Ramadhan selalu indah untuk disimak. Dalam tayangan tersebut diperlihatkan sekumpulan anak-anak yang mahir membaca dan menghafal Al Quran. Ada yang hafal tiga juz, 10, 15 hingga 30 juz.

Bocah-bocah yang terpilih itu berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Ada yang dari Medan, Kalimantan, Lombok hingga Indonesia bagian timur. Mereka juga berasal dari latar belakang kehidupan yang berbeda. 

“Pokoknya kita dibikin takjub dengan keberadaan mereka dengan segala kelebihan dan kekurangannya,” kata Produser Hafiz Indonesia, M. Zaedi Bafadal kepada Harian Terbit, Sabtu (17/7/2021).

Dikatakan produser yang biasa dipanggil Bang Zed ini, dari awal penayangan pada 2013 season pertama hingga 2021 yang menjadi season sembilan, berbagai karakter anak penghafal Al Quran ditemukan. 

Keunikan dan kepolosan anak-anak tersebut membuat tayangan Hafiz Indonesia memiliki nilai tinggi. “Bukan hanya menghibur, tapi tontonan ini bisa menjadi tuntunan bagi anak dan orang tua dimana pun berada,” ungkap Bang Zed.

Contohnya, keberadaan peserta Hafiz Indonesia 2019 Naja Hudia Afifurrohman atau Naja yang divonis cerebal palsy (lumpuh otak) ternyata memiliki hafalan Al Quran 30 juz. Bahkan, Naja memiliki hafalan ratusan hadits di luar kepala. 

“Meski tidak menjadi juara, tapi orang lebih mengenal Naja disbanding peserta yang lain. Maklum, ketika episode Naja para penonton di studio maupun pemirsa di rumah merasa termotivasi dengannya. Ada yang sedih, bahkan menangis tak menyangka ada anak seperti Naja bisa hafal Al Quran dan haditz-hadits,” terangnya.

Ada pula Muhammad Tegar Setiawan peserta Hafiz Indonesia 2021 yang memiliki kekurangan dalam hal fisik (maaf, kaki dan tangannya kecil). Tapi semangatnya memnghafal Al Quran begitu luar biasa.

“Tegar bisa membuat orang tua yang anak-anaknya lahir normal menangis. Mereka punya anak yang normal tapi belum bisa membaca dan menghafal Al Quran sebagus Tegar,” tambahnya.

Oleh karenanya, Bang Zed berharap lewat progranm Hafiz Indonesia bisa memberikan manfaat bagi umat Islam di mana pun berada. “Semoga ini menjadi jariyah bagi kami semua karena hanya ini yang kami harapkan,” harapnya.