Jangan Salah Pilih Aplikasi, Waspada Rekam Jejak Digital di Internet
Foto : Tiga narasumber seminar virtual bertema Waspada Rekam Jejak Digital di Internet/ ist

Jakarta, HanTer - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menggelar seminar virtual bertajuk Implementasi Literasi Digital Untuk Keamanan Dan Terhindar Dari Kejahatan Internet.

Tiga narasumber berkompeten hadir dalam kegiatan tersebut, yakni, Drs. H. Mukhlis Basri (Anggota Komisi I DPR RI), Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si (Dewan Pengawas PFN/Staf Khusus Menkominfo) dan Selli Fitriani, SH (Aktivis Perlindungan Anak dan Perempuan).

Dalam paparannya Mukhlis menyampaikan soal pemahaman tentang jejak digital adalah arsip, data, riwayat atau profil perilaku digital yang dapat dicari dan dibagikan melalui internet.

“Oleh karenanya, semua pihak harus berhati-hati khususnya dalam sebagai tokoh politik ataupun tokoh hiburan sampai tokoh masyarakat dalam melakukan sesuatu di lingkup Internet. Jangan sembrono hal-hal negative itu akan ada sampai bertahun-tahun sampai puluhan tahun,” katanya, Ahad (19/9/2021).

Hal serupa dikatakan Rosarita Niken Widiastuti, terkait pentingnya menjaga dalam etika dalam tata perilaku seseorang terhadap literasi digital.

“Terutama bagaimana juga peran orang tua untuk memberikan arahan atau peringatan kepada anak-anak yang juga sudah mulai berselancar di Internet dengan mudahnya, dengan adanya tempat aduan juga yang sudah disediakan oleh Kominfo sebagai wadah pengaduan untuk masyarakat luas yang dirugikan,” jelasnya.

Sedangkan, Selli Fitriani menitik beratkan pada pemilihan aplikasi yang tepat untuk memberikan Informasi agar tidak salah kaprah.

“Maksudnya adalah berikan Informasi tersebut ke Applikasi yang pribadi contohnya seperti Applikasi chat saja yang tidak secara meluas, namun walaupun itu tetap harus dipertimbangkan jenis Informasi yang akan dibagikan karena tetap ad acara untuk disebarluaskan oleh pihak lainnya,” tutupnya.