Kehadiran Nolimits Fireworks di Pembukaan PON ke-20 Bikin Langit Tambah Cerah
Foto : Kembang api cerah di pembukaan PON ke-20 di Papua/ dok

Papua, HanTer - Pembukaan PON Papua ke-20 di Stadion Lukas Enembe, Sentani berlangsung sukses dan meriah, sekaligus   membuat Presiden Jokowi bangga.

"Perasaan saya dan perasaan saudara-saudara pasti sama, kita bangga ada di tanah Papua. Dan kita bangga berada di stadion terbaik di Asia Pasifik ini. Kita bangga membuka PON ke-20, PON yang pertama kali diselenggarakan di tanah Papua," ujar Jokowi dalam pidatonya, Sabtu (2/10/2021).

Bukti kemeriahan pembukaan even empat tahunan ini tak lepas dari peran banyak pihak, termasuk salah satunya peran besar Nolimits Fireworks yang memperlihatkan keindahan konfigurasi kembang api spektakuler dan menjadikan acara olahraga nasional ini terkesan  jadi berkelas Internasional.

“Saya mendapat ucapan selamat dari banyak pihak mulai dari pejabat daerah hingga masyarakat. Semua bilang, fireworks yang kami munculkan sangat keren. Saya juga lihat Pak Jokowi menonton sampai selesai, dan memberi tepuk tangan di atas kepala,” ujar CEO Nolimits Fireworks Donny Rochyadi, yang  sudah lima kali  berturut turut menjadi vendor di ajang PON, Rabu (6/10/2021).

Langit Tambah Cerah

Meski sering bekerja untuk event berkelas Internasional,  Donny mengaku masih  selalu merasa was was  sebelum acara digelar.

 “Saya biasanya meminimalisirnya dengan berzikir. Terlebih, sebelum acara pembukaan dimulai, sempat turun hujan gerimis di sekitar stadion,” katanya.

Namun, Alhamdulillah langit setelah hujan terlihat sangat cerah.

“Meskipun, sayangnya tidak ada angin yang berhembus, jadi asap kembang api berkumpul dan menjadikan warna yang keluar terlihat kurang cerah,” ungkap Donny berotokritik tentang pekerjaan hari itu.

Untuk menyambut pembukaan PON ke-20, kembang api dipancarkan dari dua tempat yang berbeda, yakni di stadion Lukas Enembe dan di Jembatan Merah di atas Teluk Youtefa 

“PON kali ini memang istimewa dan berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya,” ungkap Donny.

Untuk  konfigurasi kembang api di dalam stadion,  karena lokasi tidak terlalu besar, Nolimits menggunakan 4000 pyro kaliber kecil, ukuran di bawah 75mm, yang dipasang  baik di atap stadion maupun di bawah sekitar panggung. Dengan penyalaan di bagi dalam empat segment.

“Kebetulan yang menjadi operator dalam stadion anak saya. Kanta namanya. Saya hanya mendampingi,” ujar Donny yang membawa 30 pekerja ke Papua, 20 diantaranya pyrotechnician dan  10 climber.

Sedangkan untuk di Jembatan Merah, dipasang fireworks kaliber lebih besar.

“Dengan beragam konfigurasi, salah satunya berupa air terjun sepanjang 300 meter, dan ketinggian mencapai 200 meter di udara,” ungkap Donny sambil menyebut,  semua bahan firewoks masih diimport dari China.

Usai PON ke-20, Donny punya tugas lain yakni menggelar  Indonesia Firework Festival Pertama yang akan diikuti oleh tujuh negara peserta. “Ini kerja sama Nolimits dengan Kementerian Ekonomi Kreatif. Mas Menteri Sandiaga sudah setuju,” tutupnya.