Setelah Kesuksesan King, Alenia Pictures akan Kembali Garap Film Bergenre Olahraga Bekerja Sama dengan LPDUK
Foto : Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen, akan garap film bergenre olahraga, menyusul kesuksesan film King

Jayapura, HanTer - Setelah sukses dengan film bergenre olahraga berjudul King yang diangkat dari kisah nyata pebulutangkis legendaris Liem Swie King, rumah produksi Alenia Pictures dalam waktu dekat akan merilis sebuah film baru yang juga mengangkat tentang olahraga, berdurasi satu setengah jam. 

Seperti diketahui, olahraga Indonesia kini tengah menggeliat meski masih di tengah pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari pencapaian dan kesuksesan atlet Indonesia di ajang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, kembalinya Piala Thomas ke Tanah Air sejak 14 tahun silam, serta kesuksesan gelaran PON XX Papua 2021 dan Peparnas XVI Papua 2021.

Nia Zulkarnaen, selaku pendiri Alenia Pictures sekaligus produser ternama yang telah membidani sejumlah film layar lebar, pasca penutupan Peparnas XVI Papua 2021 mengatakan jika pihaknya bekerja sama dengan LPDUK dalam menggarap film kedua bergenre olahraga setelah kesuksesan film King.

"Garapan film ini bertujuan untuk dapat memberikan inspirasi serta motivasi terhadap anak-anak bangsa agar lebih menggemari olahraga, sehingga dapat memberikan inspirasi dan spirit untuk atlet saat ini dan atlet masa depan," tutur Nia Zulkarnaen.

"Kita akan mengulang kesuksesan film King dulu, meski nantinya bukan film tentang bulutangkis, tapi cabang olahraga lainnya," tambah Nia yang merupakan putri dari almarhum Dicky Zulkarnaen, seorang aktor papan atas Indonesia dengan segudang karya film yang dibintanginya.

Terkait penggarapan film tersebut, Nia mengaku jika pihaknya sudah melakukan riset terhadap dua ajang pesta olahraga yang berlangsung di Bumi Cendrawasih itu, sehingga diharapkan pada tahun 2022 mendatang film tersebut sudah dapat dinikmati masyarakat Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya.

"Penulis skenarionya sudah kita terbangkan kesini. Kita sudah melakukan riset dan awal tahun 2022 ini kita sudah melakukan shooting, supaya di pertengahan tahun depan film itu sudah bisa tayang," tambah pemeran Isabella dalam film Isabella yang ngetop di tahun 1990-an itu.

Sedikit bocoran, film ini tidak akan bertumpu pada satu sosok saja seperti film bergenre olahraga sebelumnya, namun beralih kepada olahraga permainan yang melibatkan banyak orang dalam satu tim, seperti basket, sepakbola atau voli, namun ketika ditanya cabang olahraga tersebut apa, Ari Sihasale selaku sutradara, masih merahasiakannya.

"Saat ini kami masih mencari cabang olahraga apa yang paling tepat dan cocok dengan anak muda sekarang, serta target yang diinginkan. Tapi dengan kita membikin film ini, cabang olahraga yang mungkin tadinya tidak terlalu populer bisa menjadi populer," ucap Ari Sihasale.

Dirinya pun menyebut Papua bisa menjadi salah satu lokasi shooting film bergenre olahraga garapan terbarunya itu, sekaligus memanfaatkan venue-venue berkelas internasional yang telah di bangun di Bumi Cendrawasih itu.

"Ya, bisa saja di sini, namun tidak menutup kemungkinan di daerah lainnya juga bisa kita pakai sebagai lokasi shooting," tambah mantan personil Cool Colors itu.

Sementara itu terkait kerja sama dengan LPDUK, Firtian Judiswandarta selaku Plt Direktur LPDUK mengatakan jika film bertema olahraga dapat memacu semangat anak-anak Indonesia menjadi olahragawan yang kelak mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. 

“Kami ingin menghadirkan film yang dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda sehingga mendorong munculnya atlet masa depan Indonesia. Sekarang kita punya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), ini harus di support dan dari sisi industri olahraga kita ingin menghadirkan film yang memberikan inspirasi dan spirit untuk atlet dan atlet masa depan. Bercermin pada film King, ajuga ada potensi besar PNBP yang bisa diperoleh LPDUK," ucapnya.