Klinik Kesehatan Jadi Solusi Masyarakat Berobat di Masa Pandemi
Foto : dr. Yuannita K. M.Biomed (AAM) dan dr. Moch. Ilfan Gunadi, Sp.B/ ist

Jakarta, HanTer -  Masa pandemi Covid-19 yang hingga kini belum selesai dan tak diketahui sampai kapan berakhir dijadikan momen penting oleh pasangan dokter dr. Yuannita K. M.Biomed (AAM) dan dr. Moch. Ilfan Gunadi., Sp.B. 

Maklum, banyak masyarakat yang sudah takut alias ngeri mendengar kata rumah sakit karena banyak orang yang di rawat. Bahkan, saat Covid-19 masih tinggi tak sedikit yang meninggal dunia di sejumlah rumah sakit.

Oleh karenanya, pasangan dokter muda ini berinisiatif membuka klinik yang diberi label Djanti Medika Harapan Indah yang berada di kawasan Bekasi.

“Klinik kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat saat ini, karena di masa pandemi banyak yang takut ke rumah sakit, sehingga pasien banyak yang memutuskan melakukan perawatan di klinik saja,” kata dr. Yuannita, Ahad (21/11/2021).

Memiliki tagline ‘one stop medical solution’, klinik ini menghadirkan pusat kesehatan yang lengkap. Antara lain, pelayanan poli umum, perawatan kecantikan, serta praktik dokter spesialis seperti dokter spesialis bedah, dokter spesialis anak, dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dan dokter spesialis patologi. 

“Intinya kami bermimpi ingin menciptakan pusat kesehatan yang lengkap sehingga pasien tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit untuk melakukan pengobatan. Insya Allah kami bisa memberikan pelayanan kesehatan dengan banyak perawatan,” ucap Yuannita. 

Selain pemeriksaan Kesehatan, kata Yuannita, klinik ini memberikan layanan tindakan bedah yang bisa dilakukan di klinik dengan masa pemulihan yang cepat.  Dengan adanya tindakan bedah yang bisa dilakukan ini, pasien tidak perlu menghabiskan waktu perawatan 3-4 hari di rumah sakit untuk menjalani rawat inap setelah tindakan. 

dr. Ilfan menambahkan tindakan bedah yang telah dilakukan adalah sirkumsisi, termasuk sirkumsisi yang rumit dengan tindak kesulitan tinggi yang ditangani dokter spesialis bedah. 

“Klinik ini juga akan menjadi pusat wasir/ambeien (hemorroid) dan penanganan fistula (yaitu infeksi di saluran pencernaan bagian bawah karena adanya kotoran yang menempel pada anus),” katanya.

Dikatakan Ilfan, untuk tindakan mengatasi hemorroid dan fistula ini digunakan teknologi laser dioda, yakni Laser Hemorrhoidoplasty, yang mengunakan teknologi buatan Jerman. Laser Hemorroidoplasty dikerjakan langsung oleh dokter spesalis bedah dengan proses pengerjaan yang simpel. 

Keunggulan Laser Hemorrhoidoplasty adalah pengerjaan yang sangat cepat dan minimal invasif, serta tidak membutuhkan sayatan dan jahitan. Lantaran, laser dimasukkan ke wasir maupun fistula, hingga pembuluh darahnya akan mengecil. 

“Laser ini bisa digunakan untuk hemorroid grade 1-3 maupun mengatasi fistula, dengan keunggulan tidak perlu jahitan. Laser ini juga bisa digunakan pada wasir yang parah, grade 4, yang terkadang juga tidak perlu jahitan, tergantung kondisi pasien. Keunggulan lainnya perdarahan minimal hanya 2cc,” jelas Ilfan. 

Dengan laser ini, maka untuk mengatasi hemorroid/wasir maupun fistula hanya membutuhkan waktu singkat, 15-30 menit. Tindakan ini cukup sekali saja dikerjakan, tetapi setelah tindakan dilakukan observasi selama 4 jam di klinik. Setelah observasi, pasien dapat pulang dan beraktivitas. Untuk budget-nya sekitar Rp10-14 juta.