Lagi, Buser Gagalkan Peredaran Narkoba 7 Kilogram

Danial
Lagi, Buser Gagalkan Peredaran Narkoba 7 Kilogram
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Ady Wibowo

Jakarta, HanTer - Tim buru sergap (Buser) Polres Metro Jakarta Timur berhasil meringkus tiga pelaku dengan inisial DS, SWA, dan AS lantaran ketiganya adalah bandar narkoba jenis Shabu shabu seberat 7,3 Kg, Rabu (19/6/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Buser Polres Jaktim yang telah berhasil menangkap bandar sabu serta barang bukti sudah diamankan, yakni dua paket besar plastik berisi narkoba dengan berat brutto 21 Kg, 5 bungkus plastik besar berisi Narkoba jenis shabu dengan berat brutto 5,2 Kg.

"Disita juga satu unit toyota avanza No. Pol : BP 1310 WY,  satu unit sepeda motor honda vario warna putih No. Pol B 3534 CCT, tujuh unit handphone Samsung, empat unit handphone Nokia, satu buku tabungan BCA atas nama Sintia Dewi, dan satu (kartu) ATM," ujar Argo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Argo menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari pengungkapan kasus tindak pidana narkotika jenis sabu sabu yang ditangani oleh tim II Sat Narkoba yang didampingi oleh Kanit II AKP Hartono terhadap tersangka RP yang kemudian dikembangkan oleh tim II.

"Hasil pengembangan yang dipimpin Kasat Narkoba Restro Jaktim AKBP Jonter Banurea berhasil menangkap DS di Desa Mekar Sari, Tambun Selatan, Tambun, Bekasi," jelasnya.

Lanjut Argo, usai dilakukan penggeledahan didapatkan barang bukti jenis sabu di dalam jok sepeda motor jenis Honda Vario No. Pol B 3534 CCT sebanyak dua bungkus besar Narkotika dengan berat brutto 2,1 kg.

“Kemudian petugas melakukan introgasi kepada DS dan mengakui bahwa barang narkotika tersebut didapat dari SWA yang berada di perumahan Mekar Sari Tambun Bekasi. Dengan informasi tersebut, tim yang dipimpin Kasat Narkoba kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka SWA dan istrinya AS serta melakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti 5 bungkus besar berisi Narkotika jenis sabu berat brutto 5,2 Kg," papar Argo.

Para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) sub 112 ayat (2) Jo 132 (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Kepada para tersangka dapat dikenakan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.

Sementara Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Ady Wibowo menambahkan, bahwa pelaku sudah melakukan kegiatannya sebanyak 5 kali dalam setahun terakhir. Dengan mengungkap sebanyak 7,3 Kg Polres Jaktim dapat menyelamatkan orang sebanyak 15.000 orang.

“Kepada bandar besarnya Polres Jaktim melalui Sat Narkoba terus melakukan pengembangan dan mengungkap peredaran Narkotika,” ujar Ady.