Kapolsek Cikarang Selatan Dicopot Terkait Kerumunan, KNPI: Kapolda Harusnya Tangkap Pimpinan Waterboom Lippo Cikarang

Oni
Kapolsek Cikarang Selatan Dicopot Terkait Kerumunan, KNPI: Kapolda Harusnya Tangkap Pimpinan Waterboom Lippo Cikarang
Haris Pratama (ist)

Jakarta, HanTer - Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mencopot Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Sukadi dari jabatannya. Hal itu dilakukan lantaran Sukadi dinilai lalai berkaitan dengan adanya kasus kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama, meminta Kapolda menangkap pimpinan Lippo yang merupakan perusahaan induk Waterboom Lippo Cikarang yang menimbulkan kerumunan di tengah pandemi.

Haris juga meminta Polda Metro Jaya untuk tidak tebang pilih dengan menangkap Habib Rizieq  dalam kasus kerumunan.

Dijelaskan Haris, pimpinan Lippo bisa dijerat dengan UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, seperti halnya Habib Rizieq yang menimbulkan kerumunan massa di Petamburan dan sejumlah tempat lainnya.

"Pasal 93 UU No.6/2018 tersebut sebagai norma dan asas yang mengikat sanksi pidana bagi siapapun yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan," tegasnya.

Dikatakan Haris, KNPI juga akan melakukan unjuk rasa di depan Waterboom Lippo Cikarang jika polisi belum memeriksa dan menangkap pemilik Lippo. KNPI juga telah menyebar puluhan spanduk di Jakarta.

"Polisi harus segera menangkapnya, jika tidak KNPI akan melakukan unjuk rasa di semua tempat yang dikelola Lippo Group termasuk waterboom tersebut," tegasnya.