Tak Pakai Masker, Warga Jakpus Setor Rp48 Juta ke Kas Daerah

yp
Tak Pakai Masker, Warga Jakpus Setor Rp48 Juta ke Kas Daerah
Pelanggar protokol kesehatan kena sanksi sosial menyapu jalan si Jakarta Pusat. (ist)

JAKARTA - Pemkot Jakarta Pusat mentransfer dana kas daerah Rp48.750.000 ke Bank DKI sebagai denda terhadap 254 pelanggar protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Pelanggaran terjadi  sejak awal tahun hingga 9 April 2021.

Kepala Seksi (Ka.Sie) PPNS dan Penindakan  Satpol PP Jakarta Pusat, Gatra Pratama Putra, menyebutkan dalam kurun waktu itu, tercatat 60.627 warga yang melanggar protokol kesehatan terutama tak menggunakan masker. 

"Dari jumlah itu, 60.373 pelanggar diberi sanksi sosial misalnya menyapu fasilitas umum dan fasilitas sosial sekitar 10 sampai 20 menit," ungkapnya, Senin (12/4/2021). "Lalu 254 lainnya  dikenakan sanksi denda administrasi dengan total terkumpul Rp48.750.000."

Menurutnya, petugas tak ada yang menerima dana pelanggaran itu. "Pelanggar langsung kita minta untuk transfer ke Bank DKI, kita berikan nomor rekening Bank DKI. Jadi langsung masuk ke Kas daerah," ujarnya. 

Berdasarkan catatannya, pelanggaran terbanyak terjadi di Kecamatan Sawah Besar dengan 9.406 pelanggar. Sedang pelanggaran yang menyumbang sanksi dana terbanyak adalah Kecamatan Johar Baru, yakni Rp48.750.000. (yp)