Ariza Berharap PII Lebih Eksis dan Berkembang
Foto :

Jakarta, HanTer - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menghadiri acara pelantikan Pengurus Besar periode  2021-2023 dan Refleksi Hari Bangkit Pelajar Islam Indonesia (PII) ke-74, di Ballroom Hotel Santika, Jl Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Minggu (23/5/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Ariza turut memberikan sambutan pada acara yang mengangkat tema 'PII Bersinergi Menuju Persatuan Ummat, Berkarya untuk Negeri'.

Ariza mengatakan, tema Milad PII ke-74 cukup relevan dengan kondisi saat ini yang tengah menghadapi masa pandemi COVID-19. Ia menambahkan, seluruh elemen masyarakat harus selalu bergerak dan beradaptasi dengan perubahan zaman.

"Selamat dan sukses atas pelantikan pengurus baru PII dan Milad ke-74 PII. Semoga pengurus baru PII terpilih dapat melaksanakan amanat organisasi dengan baik, kompak, solid dan profesional dari berbagai aspek, termasuk memenuhi aspirasi dari para kader PII di seluruh Indonesia. Tema Milad kali ini sangatlah cocok dengan spirit zaman yang memang tengah kuat terjadi saat ini, apalagi di masa pandemi COVID-19. Kita harus selalu bergerak dan berubah beradaptasi dengan perubahan zaman. Karena, dengan bergeraklah kita akan mendapatkan berkah," ujar Ariza.

Dengan semangat persatuan dan sinergitas, diharapkan PII ke depan akan lebih eksis dan maju lagi sebagai organisasi, serta terus berkembang dan membuahkan karya terbaik untuk negeri dengan berkolaborasi bersama masyarakat dan juga Pemerintah, termasuk di Ibu Kota Jakarta.

Dirinya pun berharap, PII terus meningkatkan diri, khususnya dalam dakwah dan aksi gerakan kepedulian sosial, termasuk ikut berperan nyata dengan menjalankan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan di masa pandemi.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB PII yang baru, kita akan melihat PII makin berkibar secara berkesinambungan, terus meningkatkan kontribusinya sebagai lembaga Pelajar Islam Indonesia yang menonjol di Indonesia, dan bersinergi bersama membangun Jakarta, maju kotanya bahagia warganya," ucapnya.

Disamping itu, Ariza turut mengapresiasi eksistensi PII sebagai organisasi Pelajar Islam Indonesia yang telah mewarnai sinergitas pelajar Islam di Indonesia dengan terus berjuang melalui jalur pendidikan, dakwah dan sosial. Terlebih, tantangan di era digital ini tidak ringan, perlu adaptasi, agar organisasi tersebut tetap relevan bagi remaja pelajar sesuai dengan perkembangan zaman.

"Usia 74 tentu bukan usia yang pendek. Ini membuktikan bahwa PII merupakan organisasi pelajar yang sangat kuat dan selalu relevan dengan zaman. PII sudah malang melintang sejak tahun 1947 melewati berbagai tantangan zaman dari berbagai rezim. Para pengurus baru PII butuh kerja lebih keras dan lebih cerdas lagi agar tetap eksis dan diterima oleh generasi siswa-pelajar Islam Indonesia. Apalagi, dengan spirit berjamaah dan sinergi, Insya Allah PII ke depan akan lebih eksis dan maju lagi sebagai organisasi dakwah candradimuka kaderisasi Pelajar Islam Indonesia," tutupnya. Sammy