Anies Berikan Penjelasan Soal PPDB Yang Bermasalah

Sammy
Anies Berikan Penjelasan Soal PPDB Yang Bermasalah

Jakarta, HanTer - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan penyebab PPDB online yang sempat bermasalah dari Senin (7/6/2021) sampai Selasa (8/6/2021). Dampaknya, orangtua calon siswa SDN, SMPN dan SMAN/SMKN kesulitan mengakses situs ppdb.jakarta.go.id.

Anies menjelaskan, setelah masalah pengajuan akun pendaftaran selesai ditangani, pihaknya juga sempat menghadapi proses sinkronisasi data. Namun demikian, persoalan itu juga sudah berhasil diselesaikan.

"Problem yang kemarin muncul adalah bagian dari pengembangan yang sedang dilakukan. Dilakukan upgrade (pembaharuan), sehingga masyarakat dapat mengisi pendaftaran, revisi, tetapi konsekuensinya itu, beban menjadi lebih besar (pada aplikasi). Sekarang, sudah diselesaikan karena tim kita bergerak cepat, dengan respons yang cepat," ujar Anies di Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Anies mengungkapkan, jumlah pendaftar yang diantisipasi untuk mengikuti PPDB di DKI Jakarta untuk tahun ajaran 2021/2022 sekitar 300.000. Hingga pukul 13.43WIB, total ajuan akun mencapai 208.959 akun.

Rinciannya, pengajuan ke jenjang SD ada 45.276, ke SMP ada 74.012 dan SMA/SMK ada 89.671. Anies lalu meminta seluruh jajaran Pemprov DKI untuk mengerahkan seluruh kemampuannya, agar mengawal proses PPDB berlangsung tanpa ada kendala lagi.

Dia juga meminta kepada para calon peserta didik beserta orangtua untuk tenang, karena waktu pendaftaran akan diperpanjang sebagai bentuk kompensasi atas terjadinya kendala teknis pada hari pertama PPDB tersebut.

"Karena itu, apabila kemarin (Senin, 7/6/2021) ada gangguan dari sistem kemudian tidak dapat digunakan sementara waktu, maka waktu pendaftaran pun akan ditambahkan. Sehingga, tidak ada yang kehilangan kesempatan, semua akan mendapat kesempatan yang sama," ucapnya.

"Jadi intinya, sudah lebih dari setengah berhasil mendapatkan akun pendaftaran, dan ini masih dibuka sampai dengan tanggal 11 Juni pukul 14.00WIB," tambahnya.

Seperti diketahui, proses PPDB online di Jakarta kembali dihentikan pada Selasa (8/6/2021). Hal itu diumumkan melalui akun Instagram PPDB DKI Jakarta, @officialppdbdki.

"Sehubungan dengan optimalisasi sistem PPDB online, pengajuan akun akan dihentikan sementara mulai pukul 01.30 sampai dengan 12.00 WIB. Setelah proses optimalisasi selesai, dapat melakukan pengajuan akun kembali," demikian tulisan dari @officialppdbdki.

Sebelumnya, pendaftaran PPDB Jakarta 2021 juga sempat dihentikan sementara selama dua jam pada Senin (7/6/2021) pukul 16.00-18.00 WIB. Karena adanya penundaan tersebut, waktu pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) DKI Jakarta 2021 diperpanjang sampai 11 Juni 2021.


Data :
-  Jadwal pelaksanaan PPDB Tahun Pelajaran 2021/2022 yaitu:

1. Jenjang PAUD: 21 Juni – 9 Juli 2021

2. Jenjang SLB: 21 Juni – 9 Juli 2021

3. Jenjang SD
a. Jalur Afirmasi Prioritas I: 7 – 11 Juni 2021
b. Jalur Afirmasi Prioritas II: 14 – 18 Juni 2021
c. Jalur Zonasi: 21 – 25 Juni 2021
d. Jalur Pindah Tugas Orang Tua dan Anak Guru: 7 – 25 Juni 2021

4. Jenjang SMP dan SMA
a. Prestasi Akademik dan Non Akademik: 7 – 11 Juni 2021
b. Jalur Afirmasi Prioritas I: 14 – 18 Juni 2021
c. Jalur Afirmasi Prioritas II: 21 – 25 Juni 2021
d. Jalur Zonasi: 28 Juni – 2 Juli 2021
e. Jalur Pindah Tugas Orang Tua dan Anak Guru: 7 Juni – 2 Juli 2021

5. Jenjang SMK
a. Prestasi Akademik dan Non Akademik: 7 – 11 Juni 2021
b. Jalur Afirmasi Prioritas I: 14 – 18 Juni 2021
c. Jalur Afirmasi Prioritas II: 21 – 25 Juni 2021
d. Jalur Pindah Tugas Orang Tua dan Anak Guru: 7 Juni – 2 Juli 2021

6. Jenjang PKBM: 26 Juli – 4 Agustus 2021