Pembayaran Cicilan Tak Manusiawi, Kuasa Hukum Nasabah Indosurya Gugat Pembatalan Homologasi

Sammy

Jakarta, HanTer - Kuasa Hukum Nasabah KSP Indosurya Cipta, Agus Wijaya memantau proses  pembatalan Homologasi yang dilakukan beberapa nasabah karena salah satu penyebabnya pembayaran cicilan tidak prorata per tahun di periode Januari 2021. Hal ini tidak seperti periode awal September 2020 silam.

 

"Kami memantau proses pembatalan homologasi. Dan tidak tertutup kemungkinan kami akan lakukan upaya yang sama jika proses persidangan saat ini tidak dikabulkan," ujar Agus Wijaya, Kamis (10/6/2021) dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

 

Hal tersebut dilakukan pihaknya karena pembayaran cicilan yang dilakukan oleh pihak KSP Indosurya sangat tidak manusiawi.

 

"Untuk cicilan kepada klien kami dengan nominal Rp500 Juta sampai Rp1.999.999.999 pembayaran dilakukan antara Rp200-ribuan sampai Rp1-jutaan. Untuk beli pulsa saja tidak cukup," ungkap Agus Wijaya.

 

Terkait proses pidana berjalan di Bareskrim Polri dalam waktu dekat dirinya menghimbau seluruh nasabah koperasi Indosurya untuk mengirimkan surat permohonan perlindungan hukum kepada Bapak Presiden, Kapolri, Kajagung agar proses hukum dapat ditegakkan

 

"Karena kami temukan adanya hal mencurigakan terkait pelimpahan berkas perkara yang hanya Rp180-an Miliar. Padahal kerugian klien kami yang kami laporkan di Bareskrim lebih dari Rp200 Miliar. Dan sampai saat ini tidak ada pencabutan perkara dari sebagian klien kami," tandas Agus Wijaya.