Masuk PPKM Level 4, Kabupaten Tangerang Tunda Pilkades
Foto : Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (instagram pemkabtangerang)

TANGERANG - Pemkab Tangerang kembali menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) sedianya semula dijadwalkan digelar serentak pada 8 Agustus 2021.

"Adanya Instruksi dari Mendagri tentang penundaan pelaksanaan pilkades serentak dan pergantian antar waktu pada masa perpanjangan penerapan PPKM level 4, 3, 2 dan 1. Maka kita kembali tunda pelaksanaan pemilihan hingga waktu yang tidak ditentukan," kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar usai rapat di Gedung Pendopo Tangerang, Sabtu (31/7/2021). 

Dasar keputusan itu adalah Instruksi Mendagri Nomor 114/3417/BPD, tanggal 27 Juli 2021 tentang penundaan pelaksanaan Pilkades serentak dan pergantian antar waktu pada masa perpanjangan penerapan PPKM level 4, 3, 2 dan 1.

Kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Tangerang Nomor 114/Kep.1018-Huk/2021, tertanggal 31 Juli 2021, tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Bupati Tangerang Nomor 141/Kep.774-Huk/2021, tentang Penundaan Pelaksanaan Pemungutan Suara Dalam Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak di masa pandemi Covid-19.

Bupati menyebut meski ada penurunan namun kasus Covid-19 di wilayah yang dipimpinnya tergolong tinggi. 

"Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang masih cukup tinggi, meski memang terdapat penurunan walaupun tidak signifikan," katanya. 

"Kasus aktif Covid-19 dan wilayah Kabupaten Tangerang masih berstatus zona merah, dan masuk dalam penerapan PPKM level 4," katanya. "Makanya, hal-hal itupun yang turut menjadi pertimbangan penundaan."

Tercatat di Kabupaten Tangerang terdapat 77 Desa di 26 Kecamatan, yang terdata akan menyelenggarakan Pilkades secara serentak, dengan jumlah DPT sebanyak 500 ribu.

"Saya mohon penundaan Pilkades Serentak ini untuk disosialisasikan kepada seluruh masyarakat dan unsur terkait untuk ditaati," ujarnya. (*/yp)