Wagub DKI Sebut Temuan BPK Soal Pemborosan Pengadaan Alat Tes Covid-19 Telah Ditindaklanjuti
Foto : Wakil Gubernur DKI A Riza Patria. (instagram arizapatria)

 

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyebut Pemprov DKI telah menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Temuan tersebut terkait pengadaan alat rapid test Covid-19 dan respiratory N95 hasil pemeriksaan laporan keuangan Pemprov DKI tahun anggaran 2020.

"Terkait temuan BPK tentang pemborosan atas pengadaan rapid test covid dan pengadaan respirator N95 telah ditindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi BPK," ucap Riza, Kamis (5/8/2021). 

Sebelumnya, dalam dokumen BPK disebutkan temuan pemborosan anggaran oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta sebesar Rp1.190.908.000 untuk pengadaan alat rapid test. Dinas Kesehatan melakukan pengadaan alat tes di dua perusahaan dengan merek yang sama. 

BPK juga menemukan ada pemborosan sebesar Rp5,85 miliar untuk respiratory N95. 

Dalam dokumen BPK dicantumkan penjelasan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti atas temuan tersebut. Ia mengaku kesulitan untuk bersikap teliti dan cermat atas pengadaan alat rapid test Covid-19 kondisi darurat. (*/yp)