Jarang Terjadi, FPPJ Gembira PDIP Puji Anies soal Kampung Susun Eks Gusuran Ahok
Foto : Aniies Baswedan Gubernur DKI Jakarta/ ist

Jakarta, HanTer - Tidak seperti biasanya, kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan yang meresmikan pembangunan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung di Jatinegara, Jakarta Timur pada Kamis (7/10), mendapat pujian dari Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak.

Diketahui, kampung susun tersebut diperuntukkan bagi warga yang menjadi korban penggusuran Bukit Duri pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2016.

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah menilai pujian politikus PDIP terhadap kerja nyata Anies merupakan hal yang positif. "Alhamdulillah PDIP sudah bisa memuji kerja Anies," kata Endriansah saat dihubungi, Jumat (8/10/2021).

Endriansah mengatakan, selama empat tahun Anies berkuasa, PDIP rajin mengkritik kerja-kerja yang ditorehkan mantan rektor Universitas Paramadina itu.

"Begitu banyak janji yang sudah ditunaikan Anies, tapi PDIP malah sibuk membully," kata Endriansah.

Sebelumnya, Gilbert Simanjuntak mengatakan, langkah yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta melalui Gubernur Anies merupakan perkembangan yang positif. Hal itu lantaran Pemprov DKI mendengarkan aspirasi masyarakat korban penggusuran untuk direlokasi ke tempat baru.

Pada Kamis kemarin (7/10), Anies meresmikan pembangunan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung di Jatinegara, untuk nantinya ditempati 75 kepala keluarga (KK) eks korban penggusuran Bukit Duri. 

Menurut Anies, konsep bangunan yang selesai pada Maret 2022, tersebut nantinya ramah lingkungan.

"Anda bisa lihat gambarnya itu bagaimana rancangan ini bisa memungkinkan ramah lingkungan, bisa mengelola air dengan baik. Dan mengelola SDA dengan ramah," kata Anies.

Menurut Anies, rencana pembangunan kawasan perkampungan bagi warga Bukit Duri yang tergusur proyek pelebaran Sungai Ciliwung itu, merupakan bentuk kepedulian Pemprov DKI. 

Dia mengatakan, kepemilikan tempat tinggal bagi warga Ibu Kota seharusnya menjadi kesadaran semua pihak di Pemprov DKI.

"Jadi kita ingin babak baru bagi warga Bukit Duri setelah mereka ada lima tahun dalam hidupnya tinggal sementara setelah penggusuran," kata Anies.

Dibangun di atas lahan 4.000 meter persegi, bangunan tersebut dirancang lima lantai, dan empat lantai bisa untuk kegiatan usaha sekaligus tempat tinggal. 

"Kita bersyukur karena bangunan yang sedang dibangun ini merupakan satu konsep perkampungan yang secara rancangan, bisa memfasilitasi interaksi masyarakat," tambah Anies.