Eks Dirut Sarana Jaya Didakwa Rugikan Negara Rp152,56 Miliar
Foto : Ilustrasi (pixabay)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum pada KPK mendakwa mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan merugikan negara  Rp152,56 miliar terkait korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur. 

Yoory didakwa melakukannya  bersama-sama dengan Anja Runtuwene dan Rudy Hartono Iskandar selaku pemilik atau beneficial owner PT Adonara Propertindo, Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian dan korporasi PT Adonara Propertindo.

"Telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai suatu perbuatan berlanjut, secara melawan hukum," kata Jaksa Takdir Suhan membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (14/10/2021). 

Ia menyebut apa yang dilakukan Yorrry adalah  menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yakni Anja, Rudy Hartono dan PT Adonara Propertindo. 

Perbuatan itu juga merugikan keuangan negara Rp152, 56 miliar berdasarkan penghitungan BPKP. 

"Merugikan keuangan negara atau perekonomian negara,  yaitu merugikan keuangan negara sebesar Rp 152.565.440.000," katanya. 

Sarjana Jaya merupakan BUMD Pemprov DKI yang bergerak di bidang properti berupa penyediaan tanah, pembangunan perumahan dan bangunan untuk umum dan komersil maupun proyek  penugasan dari Pemprov DKI. Termasuk program DP 0 Rupiah dan penataan Tanah Abang.  (*/yp/