Polisi Blokir Dua Rekening Koperasi Milik Pinjol Ilegal Senilai Rp 20 M
Foto : Ilustrasi

Jakarta, HanTer - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri, memblokir dua rekening milik dua Koperasi Simpan Pinjam (KSP), dalam kasus pinjaman online atau pinjol ilegal. 

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan menuturkan, pembekuan rekening merupakan pengembangan setelah polisi menangkap JS, seorang pengurus pinjol ilegal di Jakarta.

 JS merupakan salah satu pelaku hasil dari pengungkapan tujuh perusahaan pinjol ilegal, beberapa waktu lalu.

"Salah satunya KSP berinisial SBA yang didirikan oleh seorang warga negara Cina berinisial ZJ. Total nilai rekening yang diblokir mencapai Rp 20,5 miliar," ujar Ramadhan saat fikonfirmasi, Kamis (21/10/2021). 

Ramadhan menyatakan, saat diperiksa penyidik, JS berperan sebagai fasilitator administrasi ZJ untuk mendirikan perusahaan pinjaman online ilegal di Jakarta. JS mengurus sejumlah kebutuhan administrasi ZJ seperti visa dan lainnya. 

Selain itu, JS diperintahkan ZJ untuk mengumpulkan ribuan NPWP guna keperluan pendirian dua koperasi simpan pinjam. Setelah ditelusuri, ternyata koperasi yang didirikan mereka fiktif atau bodong.

Atas dasar itu, polisi melakukan penelusuran transaksi koperasi simpan pinjam. Kemudian, memblokir dua rekening KSP tersebut.

"Ternyata koperasi itu digunakan kedua orang tersebut untuk membuka pinjol ilegal. Lalu, mereka mulai menawarkan layanan pinjaman ke masyarakat," tambah Ramadhan.