Oknum Polisi Todong Senpi ke Bocah SMP Diperiksa Propam
Foto : Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Agoeng

Jakarta, HanTer - Seorang oknum polisi yang mengancam pelajar SMP di Kabupaten Bone, menggunakan senjata api (senpi) diperiksa Bidang Propam Polda Sulawesi Selatan. Bripda I tersebut bertugas di Polsek Bontoala, Makassar.

"Sudah kita amankan dan sementara proses riksa di Propam Polda. Bila terbukti, ya kita berikan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang ada," kata Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Agoeng kepada wartawan, Kamis (25/11/2021).

Namun menurut Kapolres Bone AKBP Ardiansyah mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan secara resmi dari pihak korban.

"Sampai saat ini pihak korban belum ada yang melapor. Kami masih menunggu laporan terkait info tersebut," ujar Ardiansyah.

Sebelumnya, anggota polisi mengancam seorang pelajar SMP menggunakan senjata api di Kabupaten Bone, Sulsel. Aksi tersebut terjadi Kamis (18/11/2021) malam.

Ketika itu, siswa SMP berinisial AY (13) tengah melintas di Desa Mamminasae sambil berteriak-teriak. Kemudian diikuti seseorang yang ia tidak ketahui. Sekitar 300 meter orang tersebut mencegat AY kemudian mengeluarkan senjata apinya.

"Waktu anak saya ditahan disitu, lalu ditendang lututnya dan ditodongkan pistol ke kepalanya," kata ayah korban, Andi Tenri Senin (22/11/2021).

Lanjut Andi, anaknya ketakutan karena diancam dengan senpi hingga buang air besar di celana.

"Saya baru dengar ini kabarnya. Makanya saya baru mau melapor polisi. Tapi petugas di Polsek Lamuru arahkan saya langsung ke Polres," bebernya.