Mutilasi di Bekasi, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi
Foto : Jumpa pers kasus mutilasi di Bekasi. (instagram poldametrojaya)

JAKARTA - Polisi mengungkap kasus mutilasi driver ojek online (ojol) kurang dari 24 jam setelah potongan tubuh ditemukan di Bekasi. 

Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Satu di antaranya, dengan identitas yang telah diketahui, masih dalam pengejaran. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan, menyebut sejumlah barang bukti yang digunakan untuk menghabisi RS (28) itu telah disita. 

"Ada beberapa barang bukti yang kita amankan diantaranya golok, kemudian bantal, selimut, dan juga pakaian korban, handphone, sepeda motor, kemudian dua potong kayu balok, kemudian satu gulung tali plastik, kemudian satu buah jas hujan, sarung, kantong plastik, dan satu unit mobil merek Toyoya Agya," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (28/11/2021).

Ia menyebut dalam pemeriksaan terungkap motif kejahatan tersebut. "Yang melatar belakangi adalah pelaku sakit hati karena RS menghina pelaku dan istrinya," ungkapnya. "Sakit hati karena istri pelaku pernah dicabuli korban."

Kasus ini membuat geger setelah ditemukan kantong plastik isi 10 potongan tubuh manusia di depan warung di Desa Kedung Gede, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (27/11/2021). 

Identitas korban diketahui setelah polisi memeriksa sidik jarinya. 
(*/yp)