Pemprov DKI Izinkan Warga Luar Dapatkan Vaksin Ketiga
Foto :

Jakarta, HanTer - Pemerintah DKI Jakarta sudah memulai pelaksanaan vaksin Covid-19 booster bagi masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas. DKI juga mengizinkan warga di luar Jakarta mendapatkan vaksin ketiga.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, pelayanan vaksin booster ini terbuka untuk masyarakat ber-KTP DKI maupun non-KTP DKI Jakarta.

"Untuk penduduk non-KTP DKI, tidak perlu melampirkan surat keterangan domisili saat pelaksanaan vaksin booster," ucap Widyastuti di Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Anak buah Gubernur Anies Baswedan ini menegaskan, bahwa masyarakat yang mendapatkan vaksin dosis ketiga ini adalah berusia 18 tahun ke atas, dan sudah lewat dari 6 bulan sejak dosis kedua.

Tapi untuk saat ini baru sebagian warga lansia, yang sudah terbit tiket vaksin booster di aplikasi PeduliLindungi. Secara bertahap, tiket tersebut akan terus diperbarui oleh Kementerian Kesehatan. Sehingga, bagi masyarakat yang belum keluar tiket vaksin ketiganya dapat menunggu pembaruan data tersebut.

Widyastuti menuturkan, tidak harus di faskes yang sama vaksin dosis pertama dan kedua untuk menerima suntikan vaksin booster. DKI pun berjanji menyediakan vaksin ketiga di seluruh fasilitas kesehatan (Faskes) DKI.

"Bisa di faskes lain dengan menunjukkan tiket vaksin ketiga atau vaksin booster di aplikasi PeduliLindungi," pungkasnya.

Masyarakat diimbau, sebelum terima booster terlebih dulu untuk mengecek tiket vaksin ketiga Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi secara mandiri untuk mengurangi antrean dan menghindari kerumunan.