Relawan Pakuwojo Siap Kawal Suara BAYU Sampai Ditetapkan KPU
Foto :

Jakarta, HanTer - Relawan Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo) menyambut gembira Pasangan Calon (Paslon) nomor 3 Agus Bastian-Yuli Hastuti (BAYU) yang unggul di Pilkada Purworejo, Jawa Tengah. Ketua Relawan Pakuwojo Zainal Arifin mengaku khawatir jelang hitung cepat pada Rabu (9/12/2020) lalu.

 

“Pasangan BAYU nyaris kalah, hitung cepat jam 15.00 WIB paslon 2 unggul dengan  40,7 persen, disusul paslon nomor 3 34,5 persen dan paslon nomor 1 24 sekian persen. Kita dag dig dug juga,” ujar Zainal Arifin kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/12/2020).

 

Menurut Zainal, wilayah Purworejo Barat menjadi basis paslon nomor 2. Seperti Kecamatan Kutoarjo, Butuh, Bruno dan Kecamatan Kemiri. Namun jelang sore hari, paslon BAYU unggul di tujuh kecamatan, seperti di Kecamatan Purworejo, Ngombol dan Kecamatan Banyuurip.

 

“Di Pakuwojo sendiri tahun ini pecah menjadi tiga relawan. Relawan paslon ASLI, paslon BAYU dan relawan paslon Bung Tomo. Kami relawan BAYU menggalang suara di Jakarta dan di Purworejo,” katanya.

 

Di Jakarta sendiri, ujar Zainal, Relawan Pakuwojo melakukan penggalangan suara secara konvensional. Dengan menghubungi keluarga dan saudara melalui telepon. Dan penggalangan suara selama empat bulan juga dilakukan melalui media sosial (Medsos).

 

“Ini cukup efektif dan luar biasa. Salah satunya melalui arisan Pakuwojo P2SC di Jakarta. Selain itu kami menggalang relawan di tiap kecamatan di Purworejo,” ucapnya.

 

Ia berharap, pasangan BAYU bisa membangun Purworejo lebih baik. Seperti fokus pada infrastruktur dan menjadikan Purworejo zona hijau Covid-19. Hal ini semata-mata agar perekonomian di Purworejo cepat pulih.

 

“Ini harus dikeroyok bersama, dari penerapan protokol kesehatan, penyemprotan disinfektan hingga tumbuhnya kesadaran masyarapat pada 3M,” ungkapnya.

 

Selian itu, dikatakan Zainal, pasangan BAYU harus fokus pada pembanguna lebih dari 490 desa, dengan program unggulan BUMDes. Pasalnya program tersebut, menurutnya bisa menyerap tenaga kerja dan menyediakan lapangan pekerjaan.

 

“Saya yakin urbanisasi bisa berkurang. Kalau di Jakarta hanya UMP, para urban pasti memilih bekerja di daerah,” katanya.

 

Ia juga mengingatkan, pentingnya pemkab Purworejo fokus pada pembangunan sektor pariwisata. Karena banyaknya wiasatawan yang berkunjung di Purworejo, bisa meningkatkan PAD Purworejo.

 

“Caranya bagaimana? Pemerintah harus fokus membangun sektor pariwisata. Dengan satu atau dua tempat wisata dulu. Setelah sukses baru menyusul tempat wisata lainnya,” bebernya.

 

Terakhir, Zainal mengajak para relawan untuk mengawal suara pasangan BAYU hingga akhir, sampai ada ketetapan resmi dari KPU.