Istana Sebut Jokowi Sudah Kantongi Nama Calon Kapolri Pengganti Idham Azis

Anugrah
Istana Sebut Jokowi Sudah Kantongi Nama Calon Kapolri Pengganti Idham Azis
Presiden Jokowi

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan nama calon Kapolri yang akan diajukan Presiden ke DPR RI sudah ada. Siapa nama calon Kapolri itu tinggal menunggu waktu.

"Siapanya pasti sudah ada. Kebetulan tidak di kantong saya," kata Moeldoko di Jakarta, Senin (4/1).

Ia mengatakan bahwa pergantian Kapolri sesuatu yang rutin dan prosedur serta mekanismenya juga sudah ada.

"Mekanisme jelas ada usulan, kemudian DPR akan memproses. Berikutnya nanti keputusannya seperti apa. Saya pikir sampai di situ saja," kata Moeldoko.

Sesuai dengan prosedur, nama-nama calon Kapolri akan dikirimkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada Presiden.

Selanjutnya, Presiden akan memilih satu nama yang akan diajukan ke DPR untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan.

Penggantian Kapolri dilakukan karena Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis akan pensiun pada tanggal 1 Februari 2020.

DPR Tunggu Surat Presiden 

DPR belum menerima surat presiden (surpres) terkait calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis. Idham diketahui akan memasuki masa pensiun pada awal 2021 ini.

"Belum (surpres cakapolri)," kata Ketua Komisi III DPR Herman Herry lewat pesan kepada merdeka.com, Senin (4/1).

Herman menambahkan, calon Kapolri adalah hak prerogratif Presiden. Tugas DPR melakukan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.

"Yang paling cocok tentu tergantung pilihan presiden, DPR hanya menjalankan fit and proper test sesuai usulan presiden, bahwa siapa yang di usulkan itu adalah hak prerogatif presiden," ucapnya.

Politikus PDIP ini enggan menitipkan harapan untuk calon Kapolri kedepan. Dia bilang, DPR akan melakukan fit and proper test kepada calon pengganti Jenderal Idham.

"Gak pake gitu-gitu lah, siapa yang di pilih presiden, itu yang kami proses fit and proper," katanya.