Bamsoet Ajak Generasi Muda Teruskan Semangat Tjokorda Gede Agung

Danial
Bamsoet Ajak Generasi Muda Teruskan Semangat Tjokorda Gede Agung
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) melayat tokoh Puri Agung Klungkung yang juga Bupati Klungkung periode 1983-1993, Tjokorda Gede Agung, yang wafat pada 30 Mei 2020. Foto: Humas MPR.

Jakarta, HanTer - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melayat tokoh Puri Agung Klungkung, yang juga merupakan Bupati Klungkung periode 1983-1993 Tjokorda Gede Agung. Dia mengajak generasi muda meneruskan semangat juang putra Raja Klungkung tersebut.

"Monumen Puputan Klungkung sebagai tempat mengenang perjuangan rakyat Klungkung, dalam Perang Puputan, yang kini menjadi ikon di Klungkung, merupakan salah satu peninggalan almarhum saat masih menjabat Bupati Klungkung," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (5/1/2020).

Bamsoet, sapaan akrabnya, menjelaskan monumen Puputan Klungkung merupakan simbol kegigihan sekaligus pengingat kepada generasi muda, bahwa masyarakat Klungkung sangat gigih mempertahankan harkat, derajat, dan martabatnya dari penjajahan kolonial Belanda.

Menurutnya, kepergian Tjokorda Gede Agung menghadap Sang Maha Kuasa menjadi pengingat kepada para generasi muda Bali maupun keluarga besar Puri Agung Klungkung, untuk meneruskan semangat juang almarhum khususnya menjaga dan melestarikan seni dan budaya.

"Seni dan budaya adalah kekuatan terbesar bangsa Indonesia, yang tidak dimiliki bangsa lain. Dengan seni dan budaya, di bawah kepemimpinan Tjokorda Gede Agung dan juga Bupati penerus-nya, Klungkung bisa maju," ulasnya.

Dia berharap, kemajuan seni dan budaya tersebut tidak menjadi mundur, karena ketidakpedulian masyarakat terhadap pemajuan seni dan budaya.

Selain itu Bamsoet juga mengapresiasi pihak keluarga besar Puri Agung Klungkung yang sempat menunda prosesi Plebon jenazah Tjokorda Gede Agung yang meninggal pada 30 Mei 2020, karena di tahun 2020, kondisi penyebaran Covid-19 sangat mengkhawatirkan.

Menurut Bamsoet, rencana plebon yang akan dilakukan pada 6 Januari 2021, apabila terlaksana maka harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Plebon tidak hanya menjadi ritual keagamaan saja, namun juga penarik perhatian turis. Terlebih sosok Tjokorda Gede Agung merupakan tokoh yang disegani masyarakat Klungkung, serta warga Bali pada umumnya," urainya.

Karena itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai pasti banyak warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Tjokorda Gede Agung, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menerapkan protokol kesehatan dalam prosesi plebon tersebut.

#Bamsoet   #MPR