COVID-19 Meningkat, Pemerintah Lakukan Pembatasan Pergerakan Khusus di Jawa dan Bali Pada 11 Hingga 25 Januari

Oni
COVID-19 Meningkat, Pemerintah Lakukan Pembatasan Pergerakan Khusus di Jawa dan Bali Pada 11 Hingga 25 Januari
Menko Perekonomian Airlangga Hartato (ist)

Jakarta, HanTer - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan, pemerintah memutuskan untuk menerapkan kebijakan pengetatan pembatasan pergerakan termasuk aktivitas masyarakat pada 11-25 Januari 2021 khususnya di Pulau Jawa dan Bali. Hal ini dilakukan setelah melihat peningkatan kasus aktif COVID-19 secara eksponensial.

“Pemerintah mendorong bahwa pembatasan ini dilakukan pada 11-25 Januari 2021 dan pemerintah akan terus melakukan evaluasi,” kata Airlangga setelah Rapat Terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Dia mengatakan, pemerintah akan melakukan pengawasan secara ketat untuk pelaksanaan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

Dengan begitu diharapkan pada 11-25 Januari 2021, mobilitas di Pulau Jawa dan Bali akan dimonitor secara ketat.

Ia menambahkan pada saat bersamaan pemerintah diharapkan sudah menyiapkan program vaksinasi sehingga tingkat kepercayaan masyarakat bertambah.

“Dengan pengetatan pembatasan ini bukan pelarangan, seluruh aktivitas tersebut tetap masih dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.