Pakar Hukum Ungkap Catatan Buruk KPK Tak Mampu Tangkap Buronan

Danial
Pakar Hukum Ungkap Catatan Buruk KPK Tak Mampu Tangkap Buronan
Pakar Hukum Suparji Ahmad

Jakarta, HanTer - Pakar Hukum Suparji Ahmad angkat bicara mengenai masalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang juga belum mampu menangkap buronan Harun Masiku dan para buronan KPK lainnya.

"Ini menjadi catatan buruk bagi KPK, karena tidak berhasil menangkap tersangka dan koruptor yang lain. Seharusnya bisa seperti Kejaksaan Agung (Kejagung) yang berhasil menangkap Djoko Tjandra," ujar Suparji kepada Harian Terbit di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Suparji menjelaskan, ada kemungkinan kegagalan KPK lantaran faktor tertentu yang tentunya merugikan masyarakat secara umum.

"Kegagalan KPK tersebut, mungkin dipengaruhi beberapa faktor, antara lain tersangka (Harun Masiku dan lain-lain) "sakti", ada pihak yang melindungi," ungkapnya.

Ditambahkan lagi, bahwa masalah kegagalan KPK ini tentu mempengaruhi kepercayaan publik, dan harus segera dibenahi yang semestinya terjadi sinergi dengan lembaga negara bidang hukum lainnya.

"Lemahnya progresivitas atau sinergi dengan penegak hukum lain yang tidak kolaboratif. KPK hendaknya dapat segera menangkap para koruptor tersebut, selain untuk memberikan efek jera juga untuk mengembalikan keuangan negara," pungkas Suparji.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, mengakui KPK masih memburu para buronan kelas kakap kasus korupsi, yang semuanya sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), diantaranya Harun Masiku, Samin Tan, Kirana Kotama, Izil Azhar, Surya Darmadi, Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim

"Terhadap DPO yang hingga saat ini belum ditemukan, KPK masih terus melakukan berbagai upaya agar para DPO tersebut dapat ditemukan," kata Nawawi dalam jumpa pers laporan akhir tahun KPK, Rabu (30/12/2020).