Soal Harun Masiku Meninggal, KPK: Tanpa Bukti Valid Tetap Buronan

yp
Soal Harun Masiku Meninggal, KPK: Tanpa Bukti Valid Tetap Buronan

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menerima informasi dugaan meninggalnya Harun Masiku, buronan kasus dugaan suap penerapan anggota DPR RI melalui pergantian antarwaktu.

"Sejauh ini tidak ada informasi valid yang KPK terima terkait meninggalnya buronan tersebut," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (12/1/2021).

Sejak ditetapkan sebagai buronan pada Januari 2020, KPK belum menemukan keberadaan Harun Masiku. Ia mengatakan soal benar tidaknya kabar kematian itu masih menunggu bukti valid. 

"Misalnya dokumen kematian atau setidaknya jejak kematian untuk menentukan seseorang secara hukum dinyatakan meninggal dunia," katanya. 

Selama belum ada dokumen valid, ia menyebut KPK akan tetap melakukan pencarian Masiku dan buronan lainnya.

"KPK tetap melakukan pencarian para DPO KPK. Sisa ada 7 DPO saat ini, Harun Masiku, Samin Tan, Surya Darmadi, Syamsul Nursalim, Itjih Nursalim, Izil Azhar, dan Kirana Kotama," sambungnya.

Harun Masiku adalah politisi PDIP. Ia lolos saat petugas KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada 8 Januari 2020. Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka penyuap Wahyu. Hal ini terkait penetapan anggota DPR RI melalui metode PAW. Gagal ditangkap, ia pun berstatus sebagai buronan. (*/yp)