Bareskrim Periksa Erwin Aksa, Dicecar 70 Pertanyaan dalam Kasus Adiknya
Foto : Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan

Jakarta, HanTer - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, akan memanggil tujuh orang dalam kasus dugaan tindak pidana perbankan mantan petinggi PT Bosowa Corporina, yang keponakan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Sadikin Aksa.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan menuturkan, pekan ini telah dijadwalkan pemeriksaan tujuh orang saksi. Salah satu di antaranya adalah Komisaris Utama PT Bosowa, Erwin Aksa (EA), yang juga merupakan saudara kandung (kakak) tersangka Sadikin Aksa.

"Kemarin telah dilakukan pemeriksaan Komut Bosowa, saudara EA," ujar Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/3/2021).

Menurutnya, Erwin Aksa dicecar puluhan pertanyaan. Dia diperiksa selama tujuh jam, dari pukul 10.00 WIB sampai 17.00 WIB.

 "Diberikan pertanyaan 70 seputar tugasnya sebagai Komut Bosowa dan tanggung jawab pengawasan, atas perintah OJK (Otoritas Jasa Keuangan)," jelasnya.

Untuk diketahui, tersangka Sadikin Aksa ditetapkan tersangka akibat perbuatan sengaja mengabaikan dan tidak melaksanakan perintah tertulis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Akhirnya, OJK membawa perkara itu ke dalam proses hukum.

Dalam perkara ini, PT Bank Bukopin pada 2018 mendapat pengawasan intensif karena mengalami tekanan akibat likuiditas. 

OJK akhirnya memerintahkan Sadikin Aksa yang berisi pemberian kuasa Tim Technical Assistance (Tim TA) dari PT BRI untuk menghadiri dan menggunakan hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSBL) PT Bank Bukopin. Kendati demikian, Sadikin Aksa disebut mengabaikannya.