Naik Ojek, Gubernur Papua Masuk PNG secara Ilegal

yp
Naik Ojek, Gubernur Papua Masuk PNG secara Ilegal
Gubernur Papua, Lukas Enembe. (instagram lukas_enembe)

PAPUA - Gubernur Papua, Lukas Enembe, masuk ke Papua Nugini (PNG) secara ilegal dengan alasan untuk berobat. Ia kemudian diantar pulang kembali oleh Konjen Republik Indonesia (RI) di Vanimo.

Hal itu dibenarkan Lukas yang mengaku tindakannya pergi ke PNG melalui jalur tidak resmi adalah sebuah kesalahan.

“Saya memang salah masuk PNG melalui jalan tradisional atau setapak,” ujar Gubernur Lukas Enembe di Jayapura seperti dilaporkan Antaranews, Jumat (2/4/2021). 

Mengetahui Gubernur Papua masuk PNG secara illegal, Konsulat RI di Vanimo PNG mengirim konsul Allen Simarmata. Lukas mengaku masuk Vanimo dengan menumpang ojek untuk berobat. 

Lukas kemudian diantar ke zona netral. Ia juga harus menjalani tes antigen di Pos Lintas Batas Negeri (PLBN) Skouw. 

Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Papua, Novianto Sulastono, membenarkan kejadian itu. Ia menyebut Lukas dan dua pendampingnya dideportasi. Konsulat RI di Vanimo pun mengeluarkan surat pengganti laksana paspor (SPLP) atas nama masing-masing atas nama Lukas Enembe, Hendrik Abidondifu, dan Ely Wenda.

"Kasus-nya masih didalami Imigrasi Jayapura," katanya. (*/yp)