Advokat Natalia Rusli Ancam Pidanakan Pencemar Nama Baiknya

zamzam/relass
 Advokat Natalia Rusli Ancam Pidanakan Pencemar Nama Baiknya
Advokat Natalia Rusli dan Co-Founder LQ Indonesia Lawfirm Leo Detri (kanan). Foto: (Istimewa).

Jakarta, HanTer - Advokat berparas cantik Natalia Rusli siap mempidanakan sejumlah pihak yang diduga telah melakukan pencemaran nama baik dirinya melalui media online atau medsos terkait penanganan perkara terdakwa Christian Halim yang perkaranya disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

"Saya akan lapor balik. Saya juga sudah tahu siapa otak di balik tuduhan ngawur ini dan mengantongi bukti-bukti dan motifnya," tegas Natalia Rusli dalam keterangan tertulis diterima wartawan, Minggu (4/3/2021).

Sebelumnya orang tua terdakwa Christian Halim inisial SK melalui kuasa hukum 
nya Jaka Maulana dari LQ Indonesia Lawfirm melaporkan Natalia Rusli dan Sesjamdatun Chaerul Amir ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penggelapan uang Rp500 juta. Pengaduan ini sempat menjadi perhatian publik, khususnya insan pers.   

Natalia menyebut tuduhan LQ Indonesia Lawfirm tidak benar dan menjurus ke arah fitnah. Bahkan publikasi kepadanya dinilai masuk ke ranah pribadi. Atas semua tuduhan itu Natalia menyatakan tak gentar dan akan menyeret sejumlah nama jika tak bisa membuktikan tuduhannya ke jalur hukum.

Untuk upayanya itu Natalia mengaku telah menyiapkan sejumlah bukti dan dokumen  tangkisan sekaligus laporan balik. "Saya masih di Bali, nanti setelah di Jakarta saya akan lakukan klarifikasi dan laporan balik," tegasnya.


Ada Konsekwensinya

Natalia menggarisbawahi keterangan yang disampaikan co-founder LQ Indonesia Lawfirm Leo Detri sebagaimana dimuat di media online terhadap dirinya sebagai sosok yang penuh sensasi, tidak punya tanggung jawab pada kasus yang sedang diurus, mancatut nama LQ Indonesia Lawfirm dan hobby-nya melakukan perbuatan unethical (tidak etis) seperti merayu suami orang lain berisinial HP.

"APA YANG DISAMPAIKAN INI TENTU ADA KONSEKWENSINYA," ujar Natalia.

Natalia mengaku telah melakukan klarifikasi terhadap tuduhan kepada dirinya itu langsung kepada Leo Detri. 

"Kami hanya 3 x bertemu dan tidak saling berbicara pribadi. Jadi bagaimana Leo Detri bisa menilai saya seperti itu," jelasnya.

Dari rangkaian itu Natalia merasa Leo Detri hanyalah subordinat atau orang suruhan dari 'sutradara' yang punya kepentingan dan motif lain dengan cara menyerang dirinya menggunakan 'orang suruhan' seperti Leo Detri dan Jaka Maulana. Keduanya adalah anak buah Alvin Lim, selaku Founder dan Pengurus LQ Indonenesia Lawfirm.

"Saya sudah punya bukti rekamannya bahwa semua ini ada 'sutradaranya'. Nanti setelah saya di Jakarta akan saya jelaskan apa adanya siapa dia dan apa motifnya. Saya ada rekamannya," tukas Natalia.

Dalam percakapan dengan  Natalia yang direkam itu, co-founder LQ Indonesia Lawfirm Leo Detri  mengakui kalau dirinya tidak mengenal dekat Natalia. 

"Kepada saya Leo mengakui tidak tahu apapun tentang perihal diri saya," terang Natalia.


"Seharusnya ibu lebih paham siapa orang yang membuat cerita fiktif ini. Saya disini hanya orang yang UUD (ujung-ujungnya duit)," ucap Leo dalam rekaman percakapannya bersama Natalia yang mengistilahkan orang yang UUD dimaksud adalah gajian sebagai bawahan.

Kepada Natalia, Leo Detri kata menyatakan dirinya sama sekali tidak terlibat dalam perseteruan yang dinilainya bernuansa fiktif. 

"Saya sama sekali tidak terlibat dalam pembuatan cerita fiktif ini," ucap Leo Detri.

Percakapan itu, kata Natalia terekam dalam ponselnya.

Untuk membuktikan kesan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pusaran konflik tersebut, Leo Detri, tegas Natalia menyebut bahwa Natalia Rusli adalah sosok advokat yang bersih dan saluran berkat bagi orang banyak. 

Sebelumnya sebagaimana diketahui, Leo Detri 'menyengat' Natalia dengan statemen tak enak ditelinga. 

"Silahkan agar para korban melaporkan saja perkara tersebut ke Kepolisian apabila merasa dirugikan. Saya tegaskan, Natalia Rusli tidak pernah menjadi anggota dan rekanan LQ Indonesia Lawfirm, jadi jika dia mencatut nama LQ dan berakibat merugikan, maka korban yang dirugikan uangnya dapat melaporkan hal tersebut ke Kepolisian atas dugaan penipuan," ucap Leo Detri, Senin (29/3/2021).

Penuturan Leo Detri ini disampaikan menjawab statemen Natalia Rusli yang dilansir sejumlah media, sehari sebelunya, Minggu (28/3/2021), berjudul "Dirinya-Dituduh-Markus-Natalia-Rusli-Sebut-Cara-LQ-Indonesia-Lawfirm-Menjijikan".


"Lalu kenapa LQ Indonesia Lawfirm menjelekan Natalia dengan memakai Leo Detri. Siapa sebenarnya yang tidak suka terhadap Natalia Rusli," ucap Natalia dengan nada bertanya.


Natalia Rusli mengancam akan melakukan laporan balik  terhadap para terlapor dengan sangkaan Pasal 27 ayat (3) UU ITE, Pasal 310 ayat (1) KUHP, Pasal 317, Pasal dan Pasal 51 ayat (2) UU ITE


Di Pasal 51 ayat (2) UU ITE ini bunyinya: "Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah)".