44 Tahun Tak Ada Laporan, Negara Ambil Alih TMII

us
44 Tahun Tak Ada Laporan, Negara Ambil Alih TMII

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diambil alih oleh negara. Yayasa Harapan Kita yang sudah mengelola asset negara hampir 44 tahun itu selama ini tidak memberikan laporan kepada negara.

"Dengan pengambilalihan ini, untuk sementara TMII akan dikelola tim transisi Kemensetneg. Yayasan Harapan Kita juga harus memberikan laporan selama ini kepada tim transisi dalam jangka waktu 3 bulan," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Pratikno.

Dijelaskan Pratikno, berdasarkan Keppres 51 Tahun 1977 TMII adalah milik negara. Asset tersebut tercatat di Kemensetneg yang pengelolaannya diberikan kepada  Yayasan Harapan Kita. "Jadi Yayasan Harapan Kita sudah hampir 44 tahun mengelola asset milik negara," kata Pratikno lagi. 

Dikatakan Pratikno, pengambilalihan asset negara dilakukan setelah adanya rekomendasi dari BPK. Harapannya TMII ke depan akan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

"Presiden telah menerbitkan Perpres 19 Tahun 2021 tentang TMII. Yang intinya penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg. Ini artinya berhenti pula pengelolaan yang selama ini dilakukan oleh Yayasan Harapan Kita," ujarnya.

Pembangunan TMII merupakan gagasan Ibu Negara Tien Soeharto, yang ide awalnya  terjadi ketika mengikuti kunjungan kerja Presiden Soeharto ke Amerika. Saat itu Tien Soeharto berkunjung ke Disneyland di awal tahun 1970-an. Sejak kepulangan dari Amerika Ny Tien Soeharto mengungkapkan gagasannya hingga dirancang pembangunan taman yang menjadi miniatur Indonesia seluas 146,7 hektar tersebut.(us)