Cegah Milenial Terpapar Paham Radikal, BNPT Siap Lakukan Hal Ini

yp
Cegah Milenial Terpapar Paham Radikal, BNPT Siap Lakukan Hal Ini
Kepala BNPT Boy Rafli Amar. (instagram bnptri)

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menyebut akan melibatkan pemuka agama untuk mencegah kaum milenial dari paham radikal terorisme.

Ia menilai generasi muda harus mendapat edukasi. Karenanya, pemuka agama adalah guru, pencerah umat di lingkungannya agar kaum milenial tak terpapar paham radikal.

"Keberagaman bangsa ini merupakan sebuah kekayaan ini patut kita syukuri dan wajib untuk dipelihara dari masa ke masa," katanya dalam  siaran persnya, Sabtu (10/4/2021). 

Meski begitu, ia juga menyebut tanggung jawab mengedukasi kaum muda adalah tanggung jawab bersama. Menjauhi paham radikal terorisme kepada generasi milenial menjadi bagian penting untuk semua pihak. 

"Kecerendungan anak muda dengan karakteristik yang idealis, pemberani, ingin mencari jati diri, inilah yang bisa dimanfaatkan," ujar Boy Rafli.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Muhammad Luthfi bin Yahya, beranggapan malah nasionalisme menjadi salah satu alasan berkembangnya radikalisme di kalangan anak muda.

"Melunturnya nasionalisme dan berbagai sebab lain menjadi permasalahan sekarang ini, kalau tidak ditanggulangi bersama sulit," ujarnya. 

Tugas mencegah kaum muda dari paham terorisme dikatakannya bukan tanggung jawab BNPT saja. Kepedulian seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan untuk menghindari terpapar dari ideologi yang bertentangan dengan konsensus bangsa. 

"Ayo menambah kepedulian terhadap regenerasi penerus yang akan menjadi pembangun bangsa ini," ajaknya. (*/yp)