Partai-Partai Atas Nama Pribadi dan Nasib Pendaftaran Merek SBY

us
Partai-Partai Atas Nama Pribadi dan Nasib Pendaftaran Merek SBY

Pendaftaran logo Partai Demokrat atas nama pribadi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) makin ramai. Pasalnya, pendaftaran logo partai tersebut bukan atas nama organisasi/partai tetapi nama pribadi.

Sejumlah tudingan menganggap hal itu menyalahi etika organisasi. Partai-partai besar lain seperti PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, PPP dan beberapa partai lain yang terdaftar sebagai pemilik adalah partai politik. 

Berdasarkan data DJKI ada beberapa partai yang mendaftarkan logo dan nama partainya atas nama pribadi. Misalnya saja Hanura yang terdaftar adalah Lusda Astri dengan status dalam proses dan juga Partai Berkarya atas nama Baharudin Andi Picunang dengan status ditolak. Terdapat pula partai yang perlindungan logonya ditolak berdasarkan no pemohon J002017050244 tertanggal 6 Oktober 2017.

Di data DJKI logo Partai Demokrat sebetulnya telah terdaftar 2 kali dengan kelas berbeda. Satu terdaftar atas nama Partai Demokratdi kelas 16 meliputi barang jasa penerbitan buku, majalah, koran, tabloid, kegiatan organisasi, promosi, sekolah TK-Univ,institut,tempat ibadah, kongres,seminar, lomba kecantikan dll. dengan nomor D002007034732 berlamat di Jl. Pemuda No 712 Jakarta Timur, tetapi status telah kedaluwarsa (berakhir) sejak 24 Oktober 2017.

Satu merek terdaftar dengan kelas 41 lingkup sama dengan pendaftaran sebelumnya, dengan nomor J0020070324733. Pemilik Partai Demokrat dengan alamat di Jl Proklamasi 41 Menteng Jakpus. Statusnya didaftar (masih berlaku) hingga 24 Oktober 2027. 

Satu merek yang menjadi ramai adalah Permohonan  JID2021019259 yang diajukan 18 Maret 2021 di kelas 45 yang diajukan atas nama Susilo Bambang Yudhoyono alamat Puri Cikeas No 2. Statusnya masa pengumuman.

Jika mengacu pada prinsip 'first to file' dalam pendaftaran merek, kemungkinan besar pendaftaran Partai Demokrat atas nama SBY akan ditolak karena sudah ada pemilik yang menggunakan logo teresebut yaitu Partai Demokrat.

Meski begitu pihak DJKI mengatakan terhadap pendaftaran itu masih dalam proses. "Terkait dengan permohonan atas nama Pak SBY saat ini dalam tahap publikasi dari tanggal 25 Maret sampai 25 Mei 2021," kata pejabat Humas DJKI Kemenkumham Irma Mariana.

Dikatakan, setelah publikasi, proses pendaftaran bakal masuk tahap pemeriksaan. Tahap inilah yang akan menentukan permohonan diterima atau ditolak.

"Setelah publikasi, akan masuk ke tahap substantif atau pemeriksaan. Tahap inilah yang akan menentukan merek ini ditolak atau diterima. Proses pemeriksaan ini sendiri adalah 150 hari," jelasnya.(us)

#partai   #sby   #pribadi   #demokrat