Generasi Muda FKPPI Dorong IPP Jabar untuk Pemuda Juara Lahir dan Batin

Danial
Generasi Muda FKPPI Dorong IPP Jabar untuk Pemuda Juara Lahir dan Batin
Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (GM FKPPI) Jawa Barat Vera Hermawan saat silaturahmi lintas OKP Jawa Barat di markas FKPPI Jabar, Jalan Banda 5, Kota Bandung, Sabtu (10/4/2021).

Bandung, HanTer - Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (GM FKPPI) Jawa Barat Vera Hermawan menilai Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Jabar masih perlu ditingkatkan demi menciptakan pemuda Jabar juara lahir dan batin.

Saat ini, IPP Jabar 50,00 pada 2019 atau berada diurutan ke-20 dari 34 provinsi di Indonesia.

"IPP Jawa Barat perlu ditingkatkan karena potensi pemuda Jabar sangat besar," ujarnya saat silaturahmi lintas OKP Jawa Barat di markas FKPPI Jabar, Jalan Banda 5, Kota Bandung, Sabtu (10/4/2021).

Vera yang juga bakal calon ketua KNPI Jawa Barat ini menilai sejumlah program kepemudaan yang diinisiasi Gubernur Jabar Ridwan Kamil, seperti Jabar Future Leader atau ajudan milenial telah memberi ruang bagi pemuda untuk belajar kepemimpinan dan Pemerintahan.

Selain itu, kata Vera, gubernur juga memberi wadah bagi pemuda untuk berinovasi dan terlibat dalam pembangunan Jabar melalui Jabar Innovation Fellowship dan Patriot Desa.

"Pemprov telah membuat program nyata yang berorientasi pada upaya memajukan kepemudaan," katanya.

Namun demikian, kata Vera, upaya yang dilakukan gubernur akan kurang optimal jika tidak ada spirit dari para pemuda Jabar. Padahal, jumlah pemuda di Jabar sangat banyak. Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk berusia 15 tahun ke atas atau lebih pada 2019 mencapai 36,58 juta orang.

Karena itu, upaya dari Pemprov Jabar harus mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama dari organisasi kepemudaan seperti KNPI dan generasi muda FKPPI serta komunitas pemuda di Jabar lainnya.

"Paling utama adalah para pemuda Jabar harus punya spirit untuk maju lahir batin," ujarnya.

Dia menilai, para pemuda Jabar harus berinovasi dan berkolaborasi, salah satunya dengan cara berorganisasi.

Melalui organisasi, pemuda belajar untuk menjadi pemimpin untuk dirinya sendiri juga untuk orang banyak. Dengan berorganisasi, pemuda juga belajar menghargai perbedaan, memperkuat persatuan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila.

"Saya yakin dengan cara tersebut, pemuda Jabar menjadi juara Indonesia," tegasnya.