KPK Panggil Lima Saksi Terkait Kasus Asuransi Jasindo

Danial
KPK Panggil Lima Saksi Terkait Kasus Asuransi Jasindo
KPK

Jakarta, HanTer - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memanggil lima orang terkait kasus jasa konsultasi bisnis asuransi dan reasuransi oil dan gas 2008-2012, di PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo. Semuanya akan diperiksa sebagai saksi.

Pihak yang dipanggil pada Selasa (13/4/2021), yaitu Financial Planning Supervisor ExxonMobil Cepu Limited Mobil Cepu Limited, Karina Stephani dan Direktur Asuransi Bhakti Bhayangkara Asuransi, Rifeldo Meisa.

Lalu, karyawan swasta, Pramu Cahyadi; karyawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rianto; dan direktur atau wiraswasta, Jimmy Iskandar.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK, Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Juru bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri Selasa (13/4/2021).

KPK sebelumnya mengumumkan tengah menyidiki dugaan rasuah di PT Asuransi Jasindo. Namun, belum membeberkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Hal tersebut disebabkan kebijakan pimpinan KPK 2019-2023, baru mengumumkan setelah ada penahanan.

 "Proses penyidikan saat ini, sedang berjalan dan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka akan kami umumkan bersamaan, dengan penangkapan atau penahanannya," ulas Ali.

Informasi tentang detail perkara juga belum dapat disampaikan. Akan tetapi, Ali mengklaim, setiap perkembangan kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jasindo, akan disampaikan kepada publik sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) KPK.

"Informasi secara spesifik terkait perkara ini belum bisa kami sampaikan. Namun sebagaimana amanat UU KPK, perkembangan perkara ini akan selalu kami sampaikan kepada publik secara transparan dan akuntabel," tambah dia.