Ini Menteri Populer dan Menteri Nyaris Tak Terdengar Perlu Reshuffle

us
Ini Menteri Populer dan Menteri Nyaris Tak Terdengar Perlu Reshuffle

Melihat kinerja kabinet Jokowi-Ma'ruf saat ini, banyak yang beranggapan perlu reshuffle. Sejumlah kementerian tidak terdengar perannya dan banyak menteri yang tidak dikenal rakyatnya.

Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) melakukan survei mengenai siapa saja menteri yang berkinerja baik dan populer serta siapa menteri yang bekerja tidak memuaskan dan juga tidak dikenal.

Survei dilakukan pada 10 Maret-April awal dengan melibatkan 1200 responden. Direktur IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan tingkat akurasi data dari survei ini adalah 97 persen.

Menurut Dedi berdasarkan survei, menteri yang dianggap bekerja paling memuaskan adalah Sri Mulyani, Menteri Keuangan. "Sedangkan menteri yang paling populer adalah Prabowo Subianto," katanya.

Secara keseluruhan hasil survei IPO adalah sebagai berikut:

Kementerian paling populer
1. Kemensos: 73,1%
2. Kemendagri: 64,8%
3. Kemenhan: 58%
4. Kemenkeu: 41%
5. KemenPUPR 37%

Menteri paling populer
1. Prabowo Subianto: 56%
2. Tito Karnavian: 43%
3. Sandiaga Uno: 39%
4. Mahfud Md: 30%
5. Sri Mulyani 29%

Menteri berkinerja paling memuaskan
1. Sri Mulyani: 54,7%
2. Retno LP Marsudi: 50%
3. Tri Rismaharini: 42%
4. Tito Karnavian: 38%
5. Mahfud Md: 34%

Menteri dianggap paling tak memuaskan
1. Yasonna H Laoly: 50%
2. Ida Fauziyah: 45%
3. Zainudin Amali: 40%
4. Syahrul Yasin Limpo: 33%
5. Tjahjo Kumolo: 31%

Kementerian perlu di-reshuffle
1. Kemenko Perekonomian: 36%
2. Kemenko Polhukam: 24%
3. Kemenko Maritim dan Investasi: 11%
4. Kemenko PMK: 29%

Menteri di bawah Kemenko Perekonomian yang perlu reshuffle
1. Ida Fauziyah: 46%
2. Teten Masduki: 28%
3. Syahrul Yasin Limpo: 27%
4. Wahyu Sakti Trenggono: 30%
5. Siti Nurbaya Bakar: 23%
6. Arifin Tasrif: 19%

Menteri di bawah Kemenko Polhukam yang perlu reshuffle
1. Yasonna H Laoly: 54%
2. Tjahjo Kumolo: 34%
3. Johnny G Plate: 29%

Menteri di bawah Kemenko PMK yang perlu reshuffle
1. Zainudin Amali: 41%
2. I Gusti Ayu Bintang Darmawati: 15%
3. Abdul Halim Iskandar: 12% (us)