34 Narapidana Terorisme Akan Berikrar Setia Kepada NKRI 

Safari
34 Narapidana Terorisme Akan Berikrar Setia Kepada NKRI 

Jakarta, HanTer - Sebanyak 34 narapidana terorisme (napiter) akan mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang akan digelar, Kamis (15/4/2021) mendatang. Saat ini seluruh napiter tersebut sedang menjalani pidana di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, dengan masa pidana kurungan penjara yang berbeda-beda.

"Narapidana terorisme ini akan mengucapkan ikrar setia di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Rika Aprianti di Jakarta, Selasa (13/4/2021). 

Rika memyebut, pengucapan sumpah setia kepada NKRI merupakan salah syarat bagi napiter apabila di kemudian hari mengajukan pembebasan bersyarat, menjelang bebas, dan program lainnya. "Jadi, nanti kalau mengajukan program pembebasan bersyarat salah satu syarat sudah mereka penuhi," ungkapnya.

Rika mengatakan pengucapan sumpah setia pada NKRI tersebut merupakan salah satu bagian dari program deradikalisasi oleh pemerintah terhadap narapidana terorisme. Setelah mengucapkan ikrar setia pada NKRI diharapkan tekad dan semangat mereka kembali terbangun pada bangsa dan negara. 

Kesetiaan

Terpisah, pengamat intelijen dan terorisme, Stanislaus Riyanta mengatakan, ikrar kesetiaan itu menjadi bukti dan biasanya menjadi salah satu syarat ketika narapidana kasus terorisme selesai menjalani masa hukuman dan kembali ke masyarakat atau ketika bebas bersyarat. Dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat. 

Stanislaus mengakui, ikrar kesetiaan NKRI bukan jaminan para narapidana terorisme bisa kembali ke merah putih. Namun setidaknya ada upaya bagi pemerintah untuk melakukan deradikalisasi dan membuat napiter lebih toleran.