Ekstradisi Jozeph Paul Zhang , Polri Koordinasi ke Kemenkumham

yp
Ekstradisi Jozeph Paul Zhang , Polri Koordinasi ke Kemenkumham
Jozeph Paul Zhang. (tangkapan layar youtube jozeph paul zhang)

JAKARTA - Bareskrim Polri tengah menyinapkan ekstradisi  Jozeph Paul Zhang. Koordinasipun dilakukan dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). 

"Hasil koordinasi dengan Dirjen AHU (Administrasi Hukum Umum) Kemenkumham kita disarankan ajukan permohonan ke Kemenkumham untuk mengajukan proses ekstradisi yang bersangkutan," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, pengajuan upaya hukum tersebut dilakukan ke Kemenkumham. Selanjutnya, Imigrasi yang bakal menentukan langkah lanjutan mengenai usulannya tersebut.

"Langkah kami ya ajukan permohonan, proses selanjutnya beliau yang jalankan," ucap Agus

Polisi telah menetapkan Joseph Paul Zhang sebagai tersangka kasus penistaan agama. Dalam tayangan di kanal pribadinya di YouTube ia mengaku sebagai nabi ke-26, menghina Nabi dan agama Islam. Ia juga menantang lima orang untuk melaporkannya ke polisi dan ia akan memberi masing-masing Rp 1 juta. 

Jozeph Paul Zhang disangka melanggar pasal penyebaran informasi bermuatan rasa kebencian berdasarkan SARA sesuai dalam Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang ITE. Ia juga dijerat dengan pasal penodaan agama sebagaimana termaktub dalam Pasal 156a KUHP.

Bareskrim Polri telah menetapkan Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penodaan agama lantaran mengaku sebagai Nabi. (yp)