Ditahan KPK, Walikota Tanjungbalai Minta Maaf ke Warganya

yp
Ditahan KPK, Walikota Tanjungbalai Minta Maaf ke Warganya
Ilustrasi (instagram kpk.official)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial (MS). Politisi Golkar ini sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Syahrial dibawa penyidik dan tiba di Jakarta pagi hari ini, Sabtu (24/4/2021). Ia menjalani serangkaian pemeriksaan lalu penyidik membawanya ke Rumah Tahanan (Rutan) Gedung lama KPK, Jalan HR Rasuna Said Kavling C1, Jakarta Selatan. Ia ditahan untuk masa penahanan pertama selama 20 hari kedepan.

"Saya sampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Tanjungbalai atas apa yang sudah saya lakukan," kata Syahrial sebelum dibawa ke Rutan KPK. "Saya akan kooperatif memberi keterangan yang baik dan benar kepada KPK RI."

KPK menetapkannya  menjadi tersangka bersama penyidik KPK dari unsur Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP) dan pengacara Maskur Husain (MH). M Syahrial diduga telah memberi suap Rp1,3 miliar dari Rp1,5 miliar seperti kesepakatan kepada Stepanus dan Maskur. Uang diduga untuk menghentikan penyelidikan dugaan suap jual beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai. Kesepakatan dibuat di rumah dinas  Wakil Ketua DPR asal Golkar, Azis Syamsuddin. (*/yp)