10 Orang Terinfeksi Varian Baru Corona, Masuk Indonesia Diperketat

yp
10 Orang Terinfeksi Varian Baru Corona, Masuk Indonesia Diperketat
Ilustrasi pixabay

JAKARTA – Sepuluh orang  di Indonesia telah terpapar varian baru virus Corona dari India, yakni varian B1617. Pintu masuk ke tanah air pun diperketat. 

"Karena ada mutasi virus Corona baru, supaya enggak masuk (lebih banyak lagi), kita harus tetap memperketat seluruh pintu kedatangan dan perbatasan. Agar mutasi baru ini tidak terus-terusan masuk ke Indonesia," ujar Menteri Kesehatn Budi Gunadi Sadikin.

Pintu kedatangan yang diperketat di antaranya Bandara Juanda Surabaya, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Banten, Bandara Kualanamu Medan, dan Bandara Sam Ratulangi Manado lalu dua pelabuhan, yakni Tanjungpinang, Batam dan Dumai Riau.

Untuk di Kalimantan Barat ada Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Utara ada PLBN Nunukan. Di Nusa Tenggara Timur ada PLBN Motaain dan juga termasuk Papua, PLBN Indonesia-Papua.

Ia menyebut ada 10 orang terinfeksi varian baru virus Corona, yakni varian baru B1617 yang juga menjadi salah satu penyebab tingginya kasus Covid-19 di India.

"Mutasi virus baru meningkatkan kasus di India,  termasuk juga di Indonesia ada 10 orang yang sudah terkena virus tersebut. Enam di antaranya adalah impor masuk dari luar negeri (imported case), sedang empat lainnya adalah transmisi lokal," ungkapnya.

Empat orang yang tertular varian Corona India lewat transmisi lokal terdiri dari dua orang di Sumatera, satu orang di Jawa Barat, dan satu orang di Kalimantan Selatan.

Budi Sadikin menyebut siapaun yang memiliki riwayat perjalanan ke India akan diperiksa ketat. “Kita pastikan semua WNI maupun asing yang pernah datang atau mengunjungi India akan dilakukan genom sequencing agar dapat diketahui, apakah ada mutasi (virus Corona) baru atau tidak," katanya.  

Memperketat masuk Indonesia tak hanya untuk warga neara asing saja. "Protokol kesehatan ketat juga dilakukan juga untuk tenaga migran Indonesia, karena puluhan ribu yang masuk. Mereka sudah masuk di atas 100.000 orang dan akan masuk (lagi) puluhan ribu (lainnya)," sambungnya. 

Ia menyebut pemeriksaan ketat akan dilakukan di sejumlah titik. Mulai dari Batam, Kepulauan Riau, dan perbatasan Indonesia dengan Sabah dan Sarawak, yakni Entikong, Nunukan, hingga Malinau. Skrining dan proses karantina pun diberlakukan.

"Orang yang masuk akan dites dan pastikan semua hasil tes dikirim untuk diteliti genom sequencing. Tujuannya, untuk melindungi rakyat Indonesia dari potensi virus Corona yang masuk," katanya. (*/yp)