Kasus Suap Benih Lobster, Jubir KPK Blak-blakan Soal Nama Menhan Prabowo Subianto Disebut dalam Sidang

Danial
Kasus Suap Benih Lobster, Jubir KPK Blak-blakan Soal Nama Menhan Prabowo Subianto Disebut dalam Sidang
Menhan Prabowo Subianto

Jakarta, HanTer - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami munculnya nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam persidangan kasus dugaan korupsi penetapan izin ekspor benih lobster atau disingkat Benur.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan pihaknya akan mendalami. "Iya benar, seluruh keterangan saksi maupun fakta persidangan lainnya dalam perkara ini tentu telah dicatat oleh tim JPU KPK," ujar Ali kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/4/2021). 

Menurut Ali Fikri tim Jaksa Penuntut Umum (KPK) tentu akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi lainnya.

"Tim JPU akan mengonfirmasi kembali kepada saksi-saksi yang akan dihadirkan pada agenda-agenda persidangan berikutnya," bebernya.

Lanjutnya apabila semua sudah dikerjakan, maka JPU dapat menyimpulkan seluruh fakta tersebut pada bagian akhir persidangan.

"Kami kembali mengajak masyarakat dapat terus mengikuti dan mengawasi persidangan yang terbuka untuk umum ini," pungkasnya.

Awalnya Manajer Ekspor Impor PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP), Ardi Wijaya, menyinggung nama Prabowo Subianto saat dikonfirmasi jaksa terkait keberadaan PT Aero Citra Kargo (ACK).

Dugaan tersebut terungkap saat jaksa membacakan BAP Ardi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu (28/4/2021).

Ardi menjadi saksi untuk terdakwa Edhy Prabowo dan kawan-kawan. "Ini kami tanyakan karena ada di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) saudara nomor 27, ini saudara di alinea terakhir mengatakan seperti ini, 'Suharjito kemudian menimpali bahwa PT ACK itu tidak bisa dipecah oleh orang lain atau dipergunakan oleh orang lain karena punya Prabowo khusus'," ujar jaksa membacakan BAP Ardi.

"Maksudnya Prabowo siapa?" cecar jaksa.

"Pak Prabowo Menteri Pertahanan, ya, setahu saya," jelas Ardi.