Kalangan Artis Prihatin Warga Padati Tanah Abang 

"Astaghfirullohaladzim, Waduh Hati-hati Ya Warga DKI. Ngeri."

Safari/Sammy
Pengunjung Pasar Tanah Abang membludak dikhawatirkan membuat klaster corona

Jakarta, HanTer--Kalangan artis mengaku prihatin dengan kondisi warga yang berdesak-desakan di Pasar Tanah Abang dalam suasana pandemi COVID-19 seperti saat ini. Salah satunya penyanyi dangdut Inul Daratista.

Pemilik nama Ainur Rohimah itu mengunggah video ramainya pengunjung yang ada di Pasar Tanah Abang lewat akun instagramnya @inul.d. Dalam video yang diunggahnya, tampak warga berdesakan tanpa ada yang menjaga jarak.

"Ya Allah semoga kalian diberikan sehat semua ya, demi baju Lebaran ga sebanding ketika kalian terpapar, aku sekeluarga bulan lalu kena sebulan habis duit ratusan juta. Belom lagi tarung nyawa karena oksigen dalam darah turun dan sesak napas," kata Inul dalam keterangan videonya hari ini.
 
Pelantun lagu "Masa Lalu" (2013) itu juga mengingatkan agar masyarakat Indonesia senantiasa mematuhi protokol kesehatan selama pandemi COVID agar angka penderita tak melonjak seperti di India.

"Tanah Abang koyo ngene iki ga salah tah pak satgas COVID-19? Hellloooo??? Presiden sudah kasih larangan mudik, yang jelas ya enggak boleh juga begini ?? Yang salah bukan presiden, kuclukkk tapi manusianya yg tidak mau diatur !!!! Ojo salahin presidene, aturan sudah turun. Tapi rakyate ga mau diatur ... mall di pondok indah juga sepi meskipun buka karena tingkat kesadaran tinggi yg masuk mall jg tau aturan," kata Inul.

Menangis

Sejumlah selebritas yang lantas menanggapi postingan tersebut. Penyanyi Rossa memberikan emoji menangis sebagai tanda prihatin.

Dilansir Antara, penyanyi Nia Daniaty mengungkapkan rasa prihatinnya: "Astaghfirullohaladzim. Waduh hati-hati ya warga DKI. Ngeri."

Sementara penyanyi Sandhy Sondoro berusaha lebih kritis dengan berkomentar seharusnya Gubernur DKI Jakarta lebih memperhatikan warganya. "Bukankah ini tugasnya Tuan @aniesbaswedan? Cc mba @inul.d."

Buka Tutup

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, melaporkan jumlah pengunjung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin, Sabtu (1/5/2021), mencapai kisaran 87.000 orang. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat yang hendak berbelanja tak menumpuk di Pasar Tanah Abang. 

Menurutnya, ada banyak pasar atau pusat belanja lain di Ibu Kota yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. "Bila mau berbelanja maka tentukan lokasi yang memang tidak penuh dan lebih longgar. Sehingga kita bisa bersama-sama mencegah kerumunan," tutur Anies di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu, (2/5/2021).

Anies menjelaskan, jumlah pengunjung pada akhir pekan kemarin di Tanah Abang sangat jauh dari jumlah rata-rata pengunjung pada kondisi normal, yaitu 35.000 orang. Adapun hari ini pengunjung Pasar Tanah Abang jauh lebih banyak.

Berdasarkan data sementara yang Anies sampaikan, hingga siang tadi ada sekitar 100.000 orang yang datang ke Pasar Tanah Abang. Sekitar 2.500 personel dari Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Satpol PP dikerahkan untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang.

Pemerintah juga memberlakukan sistem buka tutup pintu gedung serta arus lalu lintas menuju Pasar Tanah Abang.

Siang tadi Anies bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, serta PD Pasar Jaya menggelar rapat di lantai 12 Pasar Tanah Abang.

Sejumlah aturan pun diubah oleh anak buah Anies Baswedan dan berlaku mulai besok, seperti pembagian jam tutup pasar, penyetopan layanan KAI Commuter di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00WIB, serta larangan untuk berjualan di luar Gedung Pasar Tanah Abang.