Golkar Sikapi Dingin Kasus Azis, Ini Alasannya

us
Golkar Sikapi Dingin Kasus Azis, Ini Alasannya

Kasus suap yang melibatkan Walikota Tanjungbalai Syahrial dan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju menyeret-nyeret kader Golkar yang juga Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin. Tetapi sampai saat ini nyaris tidak ada komentar dari para petinggi partai pohon beringin tersebut.

Semua dingin, bahkan terkesan berusaha menghindar untuk komentar mengenai kasus Azis Saymasudin. Badahal selain sudah digeledah ruang kantor dan rumah dinasnya, Azis saat ini juga dicekal untuk tidak bepergian ke luar negeri setelah penyidik KPK membawa dokumen 5 koper dari rumah dan kantornya. 

"Nanti ada waktunya, nanti ada waktunya," kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat ditanya wartawan mengenai kasus yang menjerat anak buahnya tersebut.

Sejauh ini status Azis memang belum ditetapkan sebagai tersangka atau hanya sekadar saksi dalam kasus tersebut. Sementara itu, walikota dan penyidik KPK sudah menjadi tersangka sejak beberapa waktu lalu.

Dugaan keterlibatan Azis diketahui setelah Ketua KPK Firli Bahuri menyebut bahwa pertemuan kedua tersangka dalam mengatur kasus, terjadi di rumah dinas Azis Syamsudin. Mereka diperkenalkan dan dipertemukan oleh Azis hingga terjadi penyuapan.

Kasus berawal dari upaya Walikota Tanjungbalai Syahrial untuk meminta bantuan agar dugaan korupsi yang melibatkan dirinya tidak ditindaklanjuti KPK. Dari situlah akhirnya disepakati pemberian uang suap sebesar Rp 1,3 miliar dari Rp1,5 miliar yang dijanjikan.

Azis sendiri memiliki beberapa pengalaman namanya disebut-sebut dalam beberapa kasus. Tetapi tidak satupun kasus yang menjeratnya hingga proses hukum.(us)

#golkar   #dingin   #azis   #suap