OPM Ancam Warga Pendatang, Polri: Warga di Papua Tak Perlu Khawatir 

Danial
OPM Ancam Warga Pendatang, Polri: Warga di Papua Tak Perlu Khawatir 
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono

Jakarta, HanTer - Polri memastikan, keamanan masyarakat di Papua akan selalu terjamin keamanannya. Jaminan itu diberikan usai pelabelan sebagai organisasi teroris pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Jaminan keamanan juga diberikan bagi warga Pulau Jawa yang berada di Papua. Pasalnya, Organisasi Papua Merdeka (OPM) sempat menyatakan akan menyasar orang Jawa di Papua, sebagai bentuk perlawanan atas pelabelan teroris pada KKB.

"Masyarakat di Papua tidak perlu khawatir dengan keberadaan KKB. TNI-Polri akan menjaga dan mengawal warga, dalam bingkai NKRI di tanah Papua," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Senin (3/5/2021).

Menurut Argo, sampai saat ini Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi memang belum menambah personelnya di Papua. Kendati demikian, keamanan di Papua dipastikan dalam kendali dan aman. 

"Belum ada penambahan (personel)," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Polhukam, Mahfud MD mengumumkan, KKB masuk dalam kategori teroris. Para anggota KKB pun akan masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO teroris.

Mahfud menyatakan, Polri, BIN dan TNI telah diinstruksikan untuk melakukan tindakan tegas dan terukur menurut hukum. Namun, dia tetap berpesan jangan sampai menyasar masyarakat sipil di Papua.

Sebagian pihak berpandangan, pelabelan teroris pada KKB akan mengancam keselamatan masyarakat Papua. Benar saja, OPM pun mendeklarasikan akan melakukan penyisiran masyarakat pendatang yang berada di wilayah pesisir.