KPK Tetapkan Angin Prayitno Aji Tersangka Kasus Dugaan Suap Pajak

yp
KPK Tetapkan Angin Prayitno Aji Tersangka Kasus Dugaan Suap Pajak
Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers kasus dugaan suap pajak. (tangkapan layar youtube kpk ri)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak tahun 2016-2019, Angin Prayitno Aji (APA), sebagai tersangka suap. Ia langsung ditahan. 

Status tersangka yang disematkan ke APA ini terkait pemeriksaan perpajakan Tahun 2016 dan Tahun 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak.

KPK juga menetapkan lima tersangka lain dalam kasus ini. Mereka adalah Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak Dadan Ramdani (DR), dan Kuasa Wajib Pajak Veronika Lindawati (VL). 

Tiga lainnya adalah Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, dan Agus Susetyo. Mereka adalah konsultan pajak. 

Ketua KPK Firli Bahuri menyebut Angin Prayitno dan lima tersangka lain ditahan hingga 20 hari ke depan, yakni mulai 4 Mei 2021 sampai dengan 23 Mei 2021.

Firli menyebutkan upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 di Rutan KPK, tersangka APA akan dilakukan isolasi mandiri di Rutan KPK Kavling C1 pada gedung ACLC. 

Penetapan tersangka itu, sambung Firli, dilakukan setelah memeriksa 30 saksi. Selanjutnya, APA dan DR disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

Sedangkan RAR, AIM, VL dan AS disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001

tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana. (*/yp)