Besok Dilarang Mudik, Diperkirakan 138.508 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Hari Ini

yp
Besok Dilarang Mudik, Diperkirakan 138.508 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Hari Ini
Ilustrasi (instagram bpjt_info)

JAKARTA - Hari ini, Rabu (5/5/2021), pemerintah memberlakukan pengetatan mudik namun diperkirakan kendaraan yang meninggalkan Jabotabek meningkat. Larangan pulang kampung akan diterapkan besok, Kamis (6/5/2021). 

Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Atika Dara Prahita, memprediksi kendaraan yang meninggalkan Jabotabek tetap meningkat meski hari ini diberlakukan pengetatan. 

"Kami memprediksi adanya peningkatan volume lalin pada masa pengetatan mudik yang jatuh pada hari Rabu, 5 Mei 2021, dengan jumlah 138.508 kendaraan yang meninggalkan Jabotabek," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5/2021).

Menurutnya, angka itu didapat dari kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).

 Diperkirakan pula kendaraan keluar Jabotabek melalui gerbang tol utama pada periode 6-12 Mei 2021, atau H-7 hingga H-1 jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, sebesar 593.185 kendaraan. Mobil-mobil ini yang melintasi GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur). Jumlah ini turun sekitar 35 persen dari lalu lintas normal.

"Untuk prediksi volume lalin meninggalkan Jabotabek tertinggi terjadi pada 11 Mei 2021 (H-2) sebesar 109.327 kendaraan," ujar Atika.

Ia menyebut Jasa Marga tetap berupaya memberi pelayanan terbaik sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta selalu memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Jasa Marga mendukung pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan di seluruh aktivitas pelayanan jalan tol, termasuk di rest area. Beberapa strategi pelayanan operasi Idul Fitri 1442 H dilakukan Jasa Marga terdiri dari layanan lalu lintas, layanan transaksi, layanan konstruksi hingga layanan rest area. Termasuk pengadaan posko kesehatan. (*/yp)